Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Elkan Baggott Gacor! Baru Saja Cetak Gol, Cek Kabar Terbarunya

Admin 24 Dec 2025

Elkan Baggott Gacor! Baru Saja Cetak Gol, Cek Kabar Terbarunya

Bek tengah tim nasional Indonesia, Elkan Baggott, terakhir kali mencetak gol pada 13 April 2024 saat membela Bristol Rovers di League One Inggris dalam kemenangan 3-1 atas Cheltenham Town, penampilan yang membuatnya masuk dalam EFL Teams of the Week. Namun, fokus saat ini bergeser pada statusnya di klub induk, Ipswich Town, di mana ia kembali setelah serangkaian masa peminjaman dan sedang berjuang mendapatkan menit bermain di tim utama, memunculkan spekulasi tentang langkah karier selanjutnya yang krusial bagi perkembangan personal maupun kontribusinya bagi skuad Garuda.

Elkan Baggott, yang kini berusia 23 tahun, telah melalui perjalanan karier yang dinamis sejak menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Ipswich pada Januari 2021. Pemain kelahiran Bangkok ini, yang memilih membela tim nasional Indonesia sejak November 2021, telah mencatatkan 24 penampilan senior dan dua gol untuk Garuda, termasuk gol penting di Piala AFF 2020 dan kualifikasi Piala Asia 2023. Debutnya di liga profesional Inggris bersama Ipswich Town pada April 2022 menjadikannya pemain Indonesia pertama yang berlaga di English Football League. Sejak itu, Baggott menjalani lima kali masa peminjaman ke berbagai klub, meliputi King's Lynn Town, Gillingham (di mana ia mencetak gol pertama pemain Indonesia di sepak bola Inggris), Cheltenham Town, Bristol Rovers, dan terakhir Blackpool pada musim 2024/2025 di League One, dengan 18 penampilan.

Meski Ipswich Town berhasil promosi ke Premier League untuk musim 2024/2025, dan Baggott sempat terdaftar dalam skuad awal, ia kemudian dipinjamkan ke Blackpool. Setelah kontrak pinjamannya berakhir dan ia menandatangani perpanjangan kontrak dengan Ipswich hingga Juni 2028 pada 22 Agustus 2025, Baggott kembali ke klub masa kecilnya. Namun, pada musim 2025/2026 ini, Baggott belum mencatatkan penampilan bersama tim senior Ipswich di Premier League. Ia lebih sering bermain untuk tim U-21 Ipswich Town di Premier League 2 dan Premier League Cup, dengan total empat penampilan dan belum menyumbangkan gol.

Situasi ini memicu diskusi internal di Ipswich Town. Pelatih Kieran McKenna mengakui kemungkinan peminjaman Baggott untuk keenam kalinya pada jendela transfer tengah musim demi kebaikan pemain yang belum mampu bersaing di tim utama. McKenna menyatakan, "Ini [peminjaman] tentu saja menjadi bahan diskusi. Sejujurnya, mereka berdua [Elkan Baggott dan Cameron Humphreys] benar-benar kurang beruntung," merujuk pada pentingnya memprediksi situasi cedera tim sebelum mengambil keputusan peminjaman.

Kondisi Baggott di klub juga memiliki implikasi signifikan terhadap hubungannya dengan tim nasional Indonesia. Pelatih Shin Tae-yong beberapa kali menyuarakan kekecewaannya atas absennya Baggott dari beberapa panggilan tim nasional, termasuk untuk playoff Olimpiade Paris 2024, di mana Baggott dilaporkan memilih berlibur. Shin Tae-yong bahkan menegaskan pada Agustus 2024 bahwa Baggott "sama sekali tidak dipertimbangkan untuk memanggil Baggott ke Timnas Indonesia" untuk kualifikasi Piala Dunia 2026, meskipun Indonesia menghadapi krisis di lini belakang. Pernyataan ini menunjukkan adanya keretakan yang perlu segera dijembatani, mengingat Baggott adalah salah satu pemain diaspora paling menonjol yang dimiliki Indonesia.

Masa depan Elkan Baggott kini berada di persimpangan jalan. Keputusan untuk tetap berjuang di Ipswich atau mencari klub lain melalui peminjaman akan sangat menentukan arah kariernya. Konsistensi bermain di level senior, terlepas dari kasta liga, menjadi kunci utama untuk mengembalikan performa dan mendapatkan kembali kepercayaan pelatih tim nasional. Bagi sepak bola Indonesia, perkembangan Elkan Baggott tidak hanya sekadar kisah individu, melainkan juga cerminan tantangan dan potensi pemain muda Indonesia yang meniti karier di Eropa. Ketersediaan data yang transparan dari klub dan pemain, serta komunikasi yang efektif dengan federasi, akan menjadi penentu dalam mengoptimalkan talenta seperti Baggott demi kemajuan tim nasional Indonesia.