Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Newcastle Seret Polisi ke UEFA Imbas Pemukulan Suporter

Admin 27 Nov 2025

Newcastle Seret Polisi ke UEFA Imbas Pemukulan Suporter

Newcastle United secara resmi mengajukan aduan kepada UEFA setelah sejumlah pendukungnya dilaporkan "dihajar tanpa pandang bulu" oleh polisi Prancis menyusul kekalahan 2-1 tim dari Olympique de Marseille di Liga Champions pada Selasa lalu. Insiden tersebut terjadi di Stade Vélodrome, Marseille, di mana para penggemar The Magpies mengalami perlakuan yang disebut klub sebagai "tidak perlu dan tidak proporsional" oleh pihak kepolisian setempat.

Menurut pernyataan dari Newcastle United, para suporter diminta untuk tetap berada di dalam stadion hingga satu jam setelah peluit akhir atas instruksi dari pihak berwenang setempat untuk memastikan keselamatan mereka saat keluar stadion. Rencana awal adalah untuk memindahkan sekitar 500 suporter secara bertahap dengan pengawalan polisi menuju stasiun Metro. Namun, setelah kelompok pertama suporter dilepaskan, polisi mulai menggunakan kekuatan yang "tidak perlu dan tidak proporsional" untuk menghentikan pergerakan suporter yang tersisa.

Klub menyatakan bahwa tindakan ini melibatkan penggunaan semprotan merica, tongkat, dan perisai, dengan banyak suporter yang dipukuli tanpa pandang bulu oleh polisi. Banyak pendukung terlihat sangat tertekan, terutama di area tribun atas sektor tandang, di mana kepadatan dan desak-desakan menjadi nyata.

Newcastle United mengecam keras perlakuan terhadap suporternya dan telah secara resmi menyampaikan keprihatinannya kepada UEFA, Olympique de Marseille, serta kepolisian Prancis. Mereka menyerukan penyelidikan formal atas masalah ini untuk memastikan pelajaran diambil dan perilaku semacam itu tidak terulang di masa mendatang. Klub juga berkoordinasi dengan Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris Raya (UKFPU) untuk mengumpulkan bukti dan mendorong suporter yang terdampak untuk menghubungi mereka.

Pihak kepolisian Marseille, dalam pernyataannya, menawarkan versi kejadian yang berbeda. Mereka mengklaim telah menjaga sikap ramah terhadap penggemar Newcastle, tetapi lonjakan kerumunan di satu titik memerlukan intervensi dari polisi antihuru-hara CRS. Mereka menyebutkan bahwa penggunaan gas air mata sangat terbatas dan hanya menyebabkan ketidaknyamanan bagi sekitar 20 penggemar selama beberapa menit. Kepolisian Marseille menegaskan bahwa tidak ada kekuatan lain yang digunakan dan tidak ada laporan cedera atau keluhan yang diterima setelah kejadian tersebut. Pernyataan ini kontras dengan laporan yang disampaikan oleh Newcastle United. UEFA dan Olympique de Marseille belum memberikan komentar langsung mengenai insiden tersebut.