Wirtz Pilih Liverpool, Bayern Masih Dihantui Penyesalan

Bayern Munich masih terang-terangan menunjukkan kekecewaan mereka setelah Florian Wirtz memilih untuk bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas 2025. Bintang muda Jerman itu, yang sebelumnya menjadi incaran utama raksasa Bavaria, kini telah resmi berkostum The Reds dengan nilai transfer yang fantastis.
Karl-Heinz Rummenigge, anggota dewan penasihat Bayern, secara terbuka menyatakan rasa "sakit hati" atas keputusan Wirtz. Ia bahkan meyakini bahwa Wirtz akan lebih baik jika bermain untuk Bayern daripada di Liverpool. Rummenigge mengungkapkan, upaya Bayern untuk mendekati Wirtz sudah berlangsung sejak lama, bahkan sejak petinggi klub, termasuk dirinya dan Uli Hoeness, turut membantu pemulihan cedera ACL Wirtz pada tahun 2022.
Wirtz sendiri sempat mengakui bahwa dirinya merasa tidak enak hati saat harus menolak tawaran dari Bayern. Namun, pada akhirnya, hatinya mantap memilih untuk berlabuh di Anfield di bawah arahan manajer Arne Slot. Ayah Wirtz, Hans-Joachim, menjelaskan bahwa pembicaraan dengan Arne Slot menjadi faktor penentu, di mana putranya terkesan dengan visi olahraga yang dipresentasikan manajer asal Belanda itu. Liverpool juga memberikan kesempatan pramusim penuh bagi Wirtz untuk beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Selain itu, daya tarik Liga Primer Inggris, baik secara olahraga, ekonomi, maupun media, juga disebut menjadi pertimbangan penting bagi sang pemain.
Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, juga mengakui bahwa klubnya tidak dapat menyaingi kekuatan finansial Liverpool dalam perburuan Wirtz. Bayern menegaskan bahwa mereka tetap berpegang pada pendekatan transfer yang serius dan sehat, menghindari "kekacauan finansial".
Kepindahan Florian Wirtz dari Bayer Leverkusen ke Liverpool memecahkan rekor transfer klub The Reds, dengan biaya yang dilaporkan mencapai sekitar £100 juta (€117,5 juta) hingga €136,3 juta, ditambah potensi bonus. Ini menjadikannya salah satu pesepakbola termahal sepanjang masa dan transfer terbesar dalam sejarah Bundesliga.
Dari pihak Leverkusen, direktur pelaksana Fernando Carro mengungkapkan rasa "sakit hati" atas kepergian Wirtz dari sudut pandang olahraga, meskipun transfer tersebut menguntungkan klub secara finansial. Carro mengatakan bahwa Leverkusen telah berusaha keras untuk mempertahankan Wirtz dan bahkan siap membuat pengecualian dalam struktur gaji mereka. Ia juga sempat mengkritik pendekatan agresif Bayern dalam pengejaran Wirtz.
Meskipun awal kariernya di Anfield dilaporkan sedikit "lambat" dengan tanpa gol dan hanya tiga assist di semua kompetisi, banyak pihak percaya Wirtz akan segera menunjukkan performa terbaiknya di Liga Primer. Bagi Bayern Munich, kegagalan mengamankan Wirtz menjadi pelajaran berharga dalam strategi pembangunan skuad dan perencanaan jangka panjang mereka.