Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

IDoT 2025: Kompetisi Lintas Benua, Peserta dari Brasil hingga Jerman Siap Bersaing

Admin 01 Dec 2025

IDoT 2025: Kompetisi Lintas Benua, Peserta dari Brasil hingga Jerman Siap Bersaing

Indonesia Domino Tournament (IDoT) 2025 telah sukses digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada tanggal 15 November 2025, menandai langkah signifikan dalam mengangkat permainan domino dari tradisi rumahan menjadi cabang olahraga intelektual yang terstruktur dan profesional. Kejuaraan ini berhasil menyedot perhatian dengan partisipasi 2.048 peserta dari lebih 20 provinsi di Indonesia dan delapan negara internasional.

Antusiasme global terlihat jelas dengan kehadiran atlet-atlet dari berbagai negara, termasuk Jerman, Uzbekistan, Afghanistan, Suriah, Iran, Brasil, dan Republik Demokratik Kongo, yang turut meramaikan kompetisi. Keikutsertaan kontingen dari Brasil hingga Jerman ini menegaskan nuansa internasional turnamen dan ambisi untuk membawa domino ke kancah yang lebih luas.

Diselenggarakan oleh Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dengan dukungan penuh dari Higgs Games Island (HGI), IDoT 2025 mengusung tema "Strategi Satoe Meja, Semangat Satoe Bangsa". Ketua Umum PORDI, Andi Jamaro Dulung, menyatakan kebanggaannya atas tingginya partisipasi, menekankan bahwa domino bukan sekadar permainan meja, melainkan olahraga pikiran yang melatih strategi, kesabaran, dan kebersamaan. Turnamen ini juga menjadi momentum penting untuk menghilangkan stigma perjudian yang selama ini melekat pada permainan domino, dengan menghadirkan aturan baku dan sistem kompetisi yang adil.

Turnamen ini menampilkan format modern dengan 512 meja pertandingan yang diatur secara profesional, menunjukkan keseriusan PORDI dan HGI dalam mendorong domino menjadi olahraga intelektual berstandar internasional. Perwakilan HGI Indonesia, Ray, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga warisan budaya domino sekaligus mendorongnya menjadi olahraga modern yang diminati generasi muda.

Dukungan terhadap legitimasi domino sebagai cabang olahraga resmi juga datang dari berbagai pihak. Ketua Komite III DPD RI, Hasan Basri, mengapresiasi transformasi ini dan menyatakan bahwa olahraga ini layak masuk ke dalam kalender acara nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga. Anggota Komisi X DPR RI, Andi Muawiyah Ramly, juga mendorong pengakuan resmi domino sebagai cabang olahraga nasional di parlemen. Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan bahwa permainan domino halal selama tidak mengandung unsur perjudian (maysir), tidak mengganggu ibadah, dan bebas dari unsur haram.

Dengan keberhasilan IDoT 2025, domino terus menunjukkan progres positif dalam perjuangannya untuk diakui sebagai cabang olahraga resmi, dengan rekomendasi dari KONI dan hampir seluruh persyaratan administratif telah terpenuhi. PORDI juga mengumumkan bahwa IDoT akan menjadi kalender event tahunan dan edisi berikutnya akan menghadirkan lima nomor resmi, termasuk ganda putra, ganda putri, ganda campuran, tunggal putra, tunggal putri, serta beregu.