SEA Games 2025 Resmi Menutup Tirai

Pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games ke-33 tahun 2025, telah resmi berakhir pada Sabtu, 20 Desember 2025, setelah sebelas hari penuh kompetisi yang ketat dan sportif. Ajang dua tahunan ini diselenggarakan di Thailand, dengan pusat kegiatan utama berlokasi di Bangkok Metropolitan Region dan provinsi Chonburi, setelah sebelumnya provinsi Songkhla terpaksa mengalihkan sejumlah acaranya karena dampak banjir yang disebabkan oleh Topan Senyar. Pertandingan yang mengusung tema "Ever Forward" ini dimulai sejak 9 Desember 2025, mempertemukan sekitar 9.199 atlet dari negara-negara Asia Tenggara yang berkompetisi dalam 50 cabang olahraga dengan total 574 nomor pertandingan.
Upacara penutupan yang meriah dilangsungkan di Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok, mulai pukul 18.30 WIB. Deputi Perdana Menteri Thailand, Thamanat Prompow, secara resmi menutup gelaran akbar ini. Acara penutupan juga ditandai dengan seremoni penurunan bendera SEA Games dan penyerahan estafet tuan rumah kepada Malaysia, yang akan menjadi penyelenggara SEA Games edisi berikutnya pada tahun 2027.
Dalam tabel perolehan medali akhir, tuan rumah Thailand keluar sebagai juara umum dengan dominasi yang tak terbantahkan, mengumpulkan total 495 medali, terdiri dari 233 emas, 154 perak, dan 108 perunggu. Raihan ini mencatatkan rekor baru perolehan medali emas terbanyak dalam sejarah SEA Games. Sementara itu, Kontingen Indonesia menunjukkan performa yang membanggakan dengan finis di posisi kedua, mengoleksi 333 medali dengan rincian 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Capaian ini menjadi prestasi terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir di luar status sebagai tuan rumah. Vietnam menempati peringkat ketiga dengan total 278 medali, meliputi 87 emas, 81 perak, dan 110 perunggu.
Beberapa momen penting dan prestasi gemilang mewarnai SEA Games 2025. Tim basket putra Filipina, Gilas Pilipinas Men, berhasil mempertahankan medali emas mereka setelah mengalahkan tim tuan rumah Thailand dalam pertandingan final yang sengit. Selain itu, beberapa cabang olahraga seperti bulu tangkis, panahan, pencak silat, wushu, dan perahu naga menjadi lumbung medali emas bagi Indonesia. Martina Ayu Pratiwi dari cabang triathlon Indonesia juga menonjol dengan raihan lebih dari tiga medali emas. Gelaran kali ini juga memperkenalkan beberapa olahraga demonstrasi baru seperti Flying Disc (Ultimate dan Disc Golf) dan Powered Paragliding, menunjukkan inovasi dalam penyelenggaraan acara olahraga regional.