Kunci Xabi Alonso Redam Rumor Retak: Obrolan Empat Mata dengan Presiden Real Madrid

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso secara terbuka telah berbicara dengan Presiden klub, Florentino Pérez, dalam upaya meredam isu keretakan di ruang ganti yang telah mendominasi pemberitaan Liga Spanyol dalam beberapa waktu terakhir. Konfirmasi dari Alonso datang pada hari Selasa, 25 November 2025, menjelang pertandingan penting Liga Champions, menyusul serangkaian hasil kurang memuaskan dan laporan tentang ketidakpuasan pemain kunci.
Spekulasi mengenai keretakan di dalam skuad Real Madrid, khususnya antara Alonso dan beberapa bintang seperti Vinicius Junior, Jude Bellingham, Federico Valverde, Rodrygo Goes, Brahim Díaz, Endrick, dan Ferland Mendy, semakin memuncak. Laporan bahkan menyebutkan bahwa Vinicius Junior menunda pembicaraan kontrak baru karena hubungannya yang tegang dengan sang pelatih. Ketegangan ini disebut-sebut telah berlangsung lama dan berakar pada perbedaan taktis serta perlakuan yang dirasakan berbeda dibandingkan era pelatih sebelumnya, Carlo Ancelotti.
Menanggapi situasi tersebut, Alonso mengonfirmasi telah berkomunikasi langsung dengan Presiden Pérez pada Selasa pagi. "Saya berbicara dengan presiden pagi ini, dan saya juga berbicara dengan José Ángel," ujar Alonso dalam konferensi pers. "Interaksi harian kami adalah yang membuat kami tetap terhubung. Saya yakin semuanya baik-baik saja dan akan menjadi lebih baik. Baik dari segi hubungan, sepak bola, performa, maupun hasil, semuanya." Ia juga menegaskan pentingnya mengelola ego dan kepribadian para pemain di klub sebesar Real Madrid.
Dukungan dari hierarki klub terhadap Xabi Alonso sangat jelas. Pihak manajemen Real Madrid merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri rumor dan memperjelas kepada semua pihak, termasuk para pemain, bahwa Alonso adalah sosok yang bertanggung jawab dan akan terus memimpin tim. Keputusan untuk menyampaikan pesan ini secara langsung melalui pelatih dalam konferensi pers adalah langkah yang disengaja. Media Spanyol melaporkan bahwa dewan direksi Real Madrid ingin menekan para pemain untuk mengembalikan fokus, disiplin, dan daya saing yang diharapkan di klub. Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, yang terpilih kembali tanpa lawan pada Januari 2025 dengan mandat hingga 2029, secara tegas mendukung Alonso.
Alonso sendiri membantah adanya ketegangan dengan Vinicius Junior, menyatakan bahwa hubungan mereka "sangat baik" dan ada "kepercayaan timbal balik yang total." Ia menjelaskan bahwa diskusi sebelum setiap pertandingan adalah hal rutin, dan mereka saling memahami pemikiran masing-masing untuk membuat keputusan terbaik.
Meskipun demikian, serangkaian hasil kurang memuaskan Real Madrid baru-baru ini, termasuk kekalahan dari Liverpool di Liga Champions dan hasil imbang di LaLiga, telah menambah tekanan. Kini, semua mata tertuju pada para pemain yang dikabarkan tidak puas untuk menunjukkan bahwa mereka dapat mengatasi masalah internal dan memprioritaskan kepentingan tim. Kegagalan untuk melakukannya dapat membahayakan masa depan mereka di klub.