Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

PSBS Raih Tiga Poin Usai Tekuk Persijap 3-2 di Laga Super League

Admin 27 Nov 2025

PSBS Raih Tiga Poin Usai Tekuk Persijap 3-2 di Laga Super League

PSBS Biak berhasil meraih kemenangan penting atas Persijap Jepara dengan skor ketat 3-2 dalam lanjutan Super League 2025/2026 yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025 malam WIB. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, ini menyajikan drama lima gol, dua penalti, dan satu kartu merah.

Tim berjuluk Badai Pasifik, PSBS Biak, unggul lebih dulu pada menit ketujuh melalui Ruyery Blanco yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Persijap. Namun, Persijap tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Carlos Franca mencetak gol indah lewat tendangan bebas yang tak mampu dijangkau kiper PSBS. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. PSBS kembali memimpin pada menit ke-53 setelah wasit menunjuk titik putih. Penalti diberikan setelah Ruyery Blanco dilanggar oleh Rosalvo di kotak terlarang, keputusan yang sempat melalui tinjauan VAR. Luquinhas yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya, membuat PSBS unggul 2-1. Enam menit berselang, PSBS melebarkan keunggulan. Heri Susanto mencetak gol ketiga bagi PSBS pada menit ke-60 melalui tendangan dari sudut sempit.

Petaka bagi Persijap datang pada menit ke-72 ketika Carlos Franca harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua, memaksa Laskar Kalinyamat bermain dengan sepuluh pemain. Meski bermain dengan kekurangan pemain, Persijap tidak menyerah. Mereka berhasil menipiskan ketertinggalan pada menit ke-76 melalui gol penalti Diogo Brito. Penalti tersebut diberikan setelah salah satu pemain PSBS melakukan handball di dalam kotak terlarang.

Kemenangan ini menjadi raihan krusial bagi PSBS Biak dalam persaingan di papan bawah klasemen Super League 2025/2026. Sementara itu, kekalahan ini semakin memperpanjang tren negatif Persijap Jepara yang disebut-sebut telah mengalami delapan kekalahan beruntun. Hasil ini juga menempatkan Persijap dalam situasi sulit dan condong terancam degradasi ke Liga 2.