Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Dua Syarat Mutlak Yildiz untuk Perpanjangan Kontrak di Juventus

Admin 24 Dec 2025

Dua Syarat Mutlak Yildiz untuk Perpanjangan Kontrak di Juventus

Gelandang serang Juventus, Kenan Yildiz, telah mengajukan dua syarat krusial kepada manajemen klub Turin untuk menandatangani perpanjangan kontrak baru, menimbulkan ketidakpastian di tengah ambisi klub dan ketertarikan dari klub-klub top Eropa. Sumber yang dekat dengan negosiasi, seperti yang dilaporkan oleh La Gazzetta dello Sport, mengindikasikan bahwa pemain internasional Turki berusia 20 tahun itu menuntut kenaikan gaji signifikan yang akan menempatkannya sebagai salah satu pemain bergaji tertinggi di skuad, serta jaminan yang jelas mengenai proyek jangka panjang dan ambisi olahraga Juventus di level tertinggi Eropa. Pembicaraan kontrak, yang terakhir kali menyentuh pada akhir Oktober sebelum pemecatan Igor Tudor sebagai pelatih, diperkirakan akan dilanjutkan dalam beberapa minggu mendatang, terutama dengan kedatangan direktur olahraga baru, Marco Ottolini.

Kondisi pertama yang diajukan Yildiz adalah target gaji bersih minimal 6 juta euro per musim, menempatkannya setara dengan pemain kunci lain seperti Jonathan David. Saat ini, gaji bersih Yildiz dilaporkan sekitar 1,7 juta euro per musim, sebuah angka yang dianggap tidak lagi mencerminkan statusnya sebagai starter reguler dan pemegang nomor punggung 10 yang prestisius, yang baru ia kenakan di awal musim 2024-25. Juventus dilaporkan telah menawarkan kisaran antara 4 juta euro hingga 5 juta euro per musim, ditambah bonus yang terikat pada target pribadi dan tim, menunjukkan celah sekitar 1 juta euro dalam aspek finansial. Beberapa laporan lain menyebutkan Juventus siap menaikkan tawaran hingga 6 juta euro termasuk bonus untuk kontrak hingga 2030.

Syarat kedua Yildiz berpusat pada ambisi dan proyek olahraga klub. Ia mencari kepastian bahwa Juventus memiliki visi jangka panjang yang kuat dan mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi sepak bola Eropa. Tuntutan ini muncul di tengah fase "rebuilding" Juventus dan penyelidikan UEFA terhadap keuangan klub. Kenan Yildiz, yang lahir pada 4 Mei 2005, merupakan produk akademi Bayern Munich yang didatangkan Juventus pada tahun 2022 dan dengan cepat menembus tim utama setelah sukses di Juventus Next Gen. Ia telah menjadi bagian integral dari strategi klub untuk mengembangkan talenta muda, sebuah filosofi yang diakui Yildiz sebagai "surga bagi pemain muda." Musim ini saja, ia telah mencatatkan enam gol dan enam assist dalam 22 penampilan di semua kompetisi, menegaskan posisinya sebagai salah satu aset paling berharga di Serie A. Penghargaan seperti Golden Boy Web Award 2024 dan Serie A Player of the Month pada Agustus 2025 menegaskan statusnya sebagai talenta elit.

Situasi ini menempatkan Juventus dalam posisi yang rumit. Secara finansial, klub telah menunjukkan perbaikan dengan mengurangi kerugian tahunan menjadi 58,1 juta euro untuk musim 2024-25, dibandingkan 199,2 juta euro pada tahun sebelumnya, berkat partisipasi di Liga Champions UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Klub bahkan melaporkan keuntungan 16,9 juta euro pada paruh pertama tahun fiskal 2024/2025. Namun, UEFA telah memulai penyelidikan terkait kepatuhan Juventus terhadap aturan Keuntungan Sepak Bola selama tiga musim terakhir. Dukungan finansial dari perusahaan induk Exor tetap menjadi pilar stabilitas klub, dengan rencana peningkatan modal hingga 110 juta euro dan penerbitan obligasi baru sebesar 150 juta euro pada September 2025. Meskipun ada perbaikan, jalan menuju profitabilitas penuh diproyeksikan baru akan tercapai pada tahun 2026.

Penolakan atau kegagalan Juventus untuk memenuhi tuntutan Yildiz berisiko memicu ketertarikan lebih lanjut dari klub-klub Premier League seperti Arsenal, Chelsea, dan Tottenham, yang telah memantau situasinya. Juventus telah dilaporkan memberi Yildiz tenggat waktu hingga akhir musim untuk menandatangani kontrak baru, meskipun mereka tidak berniat menjualnya dalam waktu dekat. Kehilangan pemain dengan potensi pasar senilai lebih dari 100 juta euro akan menjadi pukulan telak bagi proyek jangka panjang klub. Negosiasi ini bukan hanya tentang mempertahankan talenta kunci, tetapi juga tentang menegaskan kemampuan Juventus untuk menahan daya tarik finansial dari liga-liga lain dan meyakinkan pemain muda bintangnya akan arah masa depan klub. Hasil dari pembicaraan ini akan memiliki implikasi signifikan terhadap stabilitas skuad Juventus dan persepsi pasar terhadap ambisi mereka di Serie A dan kompetisi Eropa.