Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Joan Mir Dihantui Rasa Sesal: Insiden Tabrakan Rekan Setim

Admin 21 Nov 2025

Joan Mir Dihantui Rasa Sesal: Insiden Tabrakan Rekan Setim

Pembalap MotoGP dari tim Honda HRC Castrol, Joan Mir, menyampaikan penyesalan mendalamnya usai terlibat insiden kecelakaan yang secara tidak sengaja menabrak rekan setimnya, Luca Marini, dalam balapan sprint MotoGP Valencia 2025 pada Sabtu, 15 November 2025. Insiden tersebut terjadi di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, saat Mir berupaya untuk menyalip Marini pada lap kedua balapan sprint yang berlangsung 13 lap.

Mir, yang memulai balapan dari posisi ke-10 di grid, mencoba memulihkan posisinya setelah kehilangan beberapa tempat di awal. Dalam usahanya untuk menyalip rekan setimnya, Luca Marini, yang start dari posisi ke-13 dan sempat melakukan start dengan baik, Mir kehilangan kendali roda depan motornya di Tikungan 2. Akibatnya, pembalap juara dunia 2020 itu terjatuh dan menabrak motor Marini, menyebabkan kedua pembalap tersebut tidak dapat melanjutkan balapan, yang berujung pada Double DNF (Did Not Finish) bagi tim Honda.

Setelah insiden tersebut, Joan Mir segera menyampaikan permintaan maaf kepada Luca Marini, tim, dan Honda HRC. Ia mengakui bahwa kecelakaan itu sepenuhnya kesalahannya. Mir menjelaskan bahwa kejadian itu bukanlah manuver agresif yang gila, melainkan kombinasi dari ban yang masih dingin dan kesalahan pengereman yang membuatnya kehilangan bagian depan motor. "Seperti yang bisa Anda bayangkan, saya sangat menyesal atas kejadian ini. Anda tentu tidak ingin kejadian ini terjadi," kata Mir.

Insiden ini segera diselidiki oleh panel steward FIM, yang kemudian menjatuhkan sanksi penalti long lap kepada Joan Mir. Penalti ini akan dijalankan Mir pada balapan utama hari Minggu (final Valencia). Meski menerima sanksi, Mir juga sempat menyatakan pandangannya bahwa jika insiden semacam itu selalu diberikan penalti, maka "tidak akan ada yang menyalip" lagi dalam balapan, mengisyaratkan kekhawatirannya akan berkurangnya aksi salip-menyalip yang agresif di lintasan.

Bagi tim Honda HRC Castrol, insiden ini menjadi pukulan telak karena mereka gagal mendapatkan poin di balapan sprint. Kegagalan ini menempatkan tim dalam posisi yang lebih sulit untuk mencapai target sembilan poin yang diperlukan guna menghindari hilangnya konsesi tertentu. Luca Marini sendiri, setelah insiden itu, menunjukkan pemahaman, menyatakan bahwa "hal-hal seperti ini bisa terjadi" dalam balapan.