IBL 2025: Dewa United Mengukuhkan Mental Juara

Musim IBL 2025 telah mengukir sejarah baru bagi Dewa United Banten, yang berhasil membuktikan mental juara mereka dengan meraih gelar juara pertama kalinya. Perjalanan tim ini menuju puncak bukanlah tanpa hambatan, namun determinasi dan semangat pantang menyerah menjadi kunci utama kesuksesan.
Pada IBL musim 2024, Dewa United Banten menunjukkan performa gemilang di babak reguler dengan menduduki puncak klasemen akhir, meraih 22 kemenangan dari 26 pertandingan. Namun, harapan untuk meraih gelar juara harus pupus setelah mereka dikalahkan oleh Satria Muda di babak semifinal. Kekalahan ini menjadi cambuk motivasi bagi Dewa United untuk berbenah dan kembali dengan kekuatan mental yang lebih tangguh di musim berikutnya.
Menjelang IBL 2025, Dewa United Banten melakukan sejumlah persiapan matang. Komposisi tim tidak banyak berubah dari musim sebelumnya, mempertahankan pilar-pilar penting seperti Hardianus, Kaleb Ramot Gemilang, dan pemain naturalisasi Lester Prosper. Langkah strategis paling mencolok adalah perekrutan Arki Dikania Wisnu dari Satria Muda, pemain yang diharapkan dapat menularkan mental juara ke dalam skuad asuhan Pablo Daniel Favarel. Pelatih Favarel sendiri menilai skuadnya di musim 2025 lebih solid, didukung penuh oleh manajemen yang menargetkan gelar juara pertama. Selain itu, tim juga mendatangkan dua pemain rookie berbakat, Erick Ibrahim Junior dan Arthur Vadel Krisma Putra. Di jajaran pemain asing, Gelvis Andres Solano Paulino dan Jordan Lavell Adams kembali memperkuat tim, dengan Pape Malick Dime bergabung menggantikan Prince Ibeh yang cedera.
Musim IBL 2025, yang dimulai pada 11 Januari dan berakhir pada 17 Juli, menjadi panggung bagi Dewa United untuk mewujudkan ambisi mereka. Setelah melalui persaingan ketat, Dewa United Banten akhirnya mencatatkan sejarah dengan merebut gelar juara Indonesian Basketball League 2025. Mereka berhasil mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dalam Game 3 yang mendebarkan dengan skor tipis 74-73 pada 20 Juli. Kemenangan dramatis ini memastikan Dewa United meraih gelar IBL perdana mereka sejak bergabung dengan liga pada tahun 2021, dengan skor seri final 2-1 setelah sempat kalah di Game 1 di kandang sendiri.
Dewa United menunjukkan ketangguhan mental luar biasa, bangkit dari ketertinggalan tujuh poin di kuarter pertama dan bahkan sempat tertinggal dua belas poin di tengah kuarter keempat, sebelum akhirnya membalikkan keadaan di menit-menit krusial. Jordan Adams tampil dominan dengan mencetak 40 poin, sementara Joshua Ibarra mencatatkan double-double 13 poin dan 13 rebound, serta dinobatkan sebagai MVP Final. Prestasi ini menjadikan Dewa United sebagai tim termuda yang meraih gelar IBL dan tim kedua dalam sejarah liga yang berhasil memenangkan seri final setelah tertinggal. Pembuktian mental juara Dewa United di IBL 2025 ini tak hanya menandai puncak perjuangan panjang mereka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi tim-tim lain dalam meraih impian tertinggi di kancah bola basket nasional.