Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Kontroversi Gol Hokky Caraka: Pelatih Persita Meledak Marah

Admin 24 Nov 2025

Kontroversi Gol Hokky Caraka: Pelatih Persita Meledak Marah

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, meluapkan kemarahannya atas keputusan wasit yang menganulir gol indah Hokky Caraka saat timnya bermain imbang 0-0 melawan Malut United di Indomilk Arena, Minggu (23/11/2025). Insiden kontroversial tersebut terjadi pada menit ke-68, ketika tendangan melengkung Hokky Caraka dari luar kotak penalti berhasil bersarang di pojok kanan atas gawang lawan.

Awalnya, gol tersebut disambut dengan euforia oleh para pemain dan pendukung Persita, namun kegembiraan itu sirna setelah wasit Agung Setiyawan melakukan tinjauan Video Assistant Referee (VAR). Setelah pemeriksaan yang berlangsung sekitar tiga hingga empat menit, wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Persita, Mario Jardel, terhadap bek Malut United, Igor Inocencio, dalam proses pembangunan serangan. Jardel dinilai menginjak kaki lawan sebelum gol tercipta.

Carlos Pena tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya pasca pertandingan. Ia menyatakan kemarahan besarnya dan merasa Persita kehilangan dua poin berharga yang seharusnya mereka dapatkan. "Saya tidak bisa senang dengan kinerja wasit. Saya amat marah karena saya merasa kami kehilangan dua poin hari ini. Kami pantas menang. Kami mencetak satu gol yang menurut saya adalah gol yang sah," ujar Pena dalam jumpa pers. Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti durasi pengecekan VAR yang panjang, yang menurutnya tidak menghargai timnya.

Hokky Caraka sendiri menunjukkan kekecewaan mendalam atas pembatalan golnya. Ia bahkan melakukan gestur empat jari ke arah wasit Agung Setiyawan, mengisyaratkan bahwa itu adalah kali keempat golnya dianulir oleh VAR di Liga Super musim ini, menjadikannya pemain dengan pembatalan gol terbanyak akibat VAR. Presiden Persita Ahmed Zaki Iskandar dan Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang turut hadir di stadion juga terlihat menggelengkan kepala tanda kekecewaan atas keputusan tersebut. Hasil imbang tanpa gol ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan Pendekar Cisadane menjadi empat laga beruntun.