Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Cairnya Bonus Rp 1 Miliar SEA Games 2025: Kapan Atlet Indonesia Bisa Merasakannya?

Admin 26 Dec 2025

Cairnya Bonus Rp 1 Miliar SEA Games 2025: Kapan Atlet Indonesia Bisa Merasakannya?

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tengah memfinalisasi skema pencairan bonus bagi atlet peraih medali di SEA Games ke-33 Thailand 2025, dengan janji bonus sebesar Rp 1 miliar untuk setiap medali emas. Meskipun SEA Games 2025 telah resmi berakhir pada 20 Desember, para atlet dan publik masih menunggu kepastian waktu pencairan bonus signifikan ini, yang dijanjikan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk apresiasi atas capaian luar biasa kontingen Merah Putih.

Presiden Prabowo Subianto secara langsung menginstruksikan kenaikan bonus bagi peraih medali emas individu SEA Games 2025 menjadi Rp 1 miliar, jauh melampaui bonus SEA Games Kamboja 2023 yang sekitar Rp 525 juta. Komitmen ini disampaikan saat pelepasan kontingen Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 5 Desember 2025, dan langsung disanggupi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Janji ini disebut menjadi salah satu faktor pendorong semangat atlet di Bangkok, yang berhasil melampaui target awal pemerintah 80 medali emas, dengan meraih total 91 medali emas dan finis di peringkat kedua klasemen akhir. Indonesia juga mengumpulkan 111 medali perak dan 131 medali perunggu.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, memastikan bahwa bonus tersebut akan segera dicairkan dan skenario pembagiannya sudah disiapkan. Namun, skema bonus ini masih dalam tahap peninjauan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk finalisasi nominal perak dan perunggu, meskipun Menpora Erick Thohir menyatakan bahwa angka besarnya telah disetujui Kemenkeu. Erick Thohir berharap skema tersebut dapat dikirimkan kepada Kemenkeu dalam satu atau dua hari ke depan. Pencairan bonus diharapkan dapat dilakukan pada awal tahun 2026 dan akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing atlet.

Secara historis, pencairan bonus atlet kerap menjadi sorotan. Pada SEA Games Kamboja 2023, pemerintah menanggung Pajak Penghasilan (PPh) atas bonus atlet yang totalnya mencapai Rp 275 miliar. Sementara itu, untuk SEA Games 2025, bonus medali emas secara prinsip merupakan objek Pajak Penghasilan (PPh), dengan tarif progresif untuk atlet dalam negeri. Kebijakan penanggungan pajak oleh pemerintah untuk bonus SEA Games 2025 masih menunggu keputusan resmi. Menpora Erick Thohir mengingatkan para atlet untuk bijak dalam mengelola bonus ini, mengingat usia karier atlet yang tidak panjang, serta menganjurkan investasi untuk masa depan seperti asuransi kesehatan, pendidikan, atau aset. Nominal bonus Rp 1 miliar ini juga disebut sebagai salah satu yang tertinggi di antara negara peserta SEA Games 2025.

Komitmen pemerintah untuk memberikan bonus yang besar ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan menjadi modal psikologis dan motivasi jangka panjang bagi atlet Indonesia untuk bersaing di ajang yang lebih tinggi seperti Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028. Presiden Prabowo juga menegaskan rencana pembangunan pusat olahraga modern di lahan minimal 500 hektar untuk pembinaan atlet jangka panjang. Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional secara menyeluruh, tidak hanya pada pemberian insentif finansial tetapi juga pada pengembangan fasilitas dan pembinaan. Evaluasi menyeluruh terhadap capaian dan kegagalan cabang olahraga di SEA Games 2025 juga akan dilakukan Kemenpora untuk persiapan ajang multievent berikutnya.