Salah Mengaku Dijadikan Tumbal oleh Liverpool

Winger bintang Liverpool, Mohamed Salah, secara terbuka menyatakan perasaannya telah "dikorbankan" oleh klub menyusul hasil imbang 3-3 melawan Leeds United pada 6 Desember 2025, di mana ia tidak dimainkan sama sekali. Pemain Mesir berusia 33 tahun itu, yang baru saja menandatangani kontrak dua tahun yang menguntungkan pada April 2025, mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan manajer Arne Slot yang mencadangkannya dalam tiga pertandingan berturut-turut, sebuah situasi yang ia klaim belum pernah terjadi sebelumnya dalam kariernya.
Salah dengan tegas menyatakan, "Sepertinya klub telah membuang saya di bawah bus." Ia percaya bahwa ada pihak yang ingin ia menanggung semua kesalahan atas awal musim yang buruk bagi tim. Hubungannya dengan manajer Arne Slot juga disebut-sebut telah rusak. Salah menyatakan bahwa hubungan baik yang mereka miliki tiba-tiba tidak ada lagi, bahkan mengisyaratkan bahwa "seseorang tidak menginginkan saya di klub."
Pemain yang telah menjadi pencetak gol terbanyak ketiga Liverpool dengan 250 gol ini juga menuduh klub melanggar janji yang dibuat pada musim panas. Ia menambahkan bahwa ia merasa tidak dapat menerima situasinya dan merasa tidak terlindungi sebagai seorang pemain.
Masa depan Salah di Anfield kini diselimuti ketidakpastian. Ia mengisyaratkan pertandingan kandang berikutnya melawan Brighton bisa menjadi laga perpisahannya sebelum berangkat untuk Piala Afrika (AFCON) sekitar 15 Desember. Minat dari Liga Pro Saudi dilaporkan kembali muncul, dengan liga tersebut siap mendanai tawaran yang signifikan jika Salah mengindikasikan keinginan untuk pergi. Klub Saudi Al-Ittihad sebelumnya pernah mengajukan tawaran £150 juta untuknya pada tahun 2023.
Penurunan performa Salah juga menjadi sorotan. Musim lalu, ia berkontribusi dalam 57 gol dari 52 pertandingan, namun musim ini ia hanya mencetak 5 gol dan 3 assist dalam 19 pertandingan. Kritikus seperti Graeme Souness dan Jamie Carragher telah menyuarakan kekhawatiran tentang performanya. Pada bulan Oktober, Salah juga sempat mengubah tampilan media sosialnya setelah menerima banyak kritik dari penggemar. Meskipun demikian, Salah menegaskan bahwa ia tidak menyesal telah menandatangani kontrak baru dengan Liverpool dan berharap untuk mengakhiri kariernya di sana, namun ia mengakui bahwa "ini tidak sesuai dengan rencana."