Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Ikon Old Trafford Menobatkan Arsenal untuk Mahkota Liga Inggris

Admin 23 Dec 2025

Ikon Old Trafford Menobatkan Arsenal untuk Mahkota Liga Inggris

Sejumlah legenda Manchester United secara mengejutkan menyatakan dukungannya terhadap Arsenal untuk memenangkan gelar Liga Inggris musim 2025-2026, sebuah pengakuan yang menyoroti pergeseran persepsi di tengah persaingan ketat papan atas Premier League. Dukungan ini muncul saat Arsenal menduduki puncak klasemen, unggul tipis dari pesaing terdekatnya, Manchester City.

Gary Neville, mantan bek kanan ikonik Manchester United, menjadi salah satu suara paling vokal yang menjagokan Arsenal. Pada 22 Desember 2025, Neville menegaskan keyakinannya bahwa "ini adalah tahun mereka" dan Arsenal tidak akan "gagal lagi kali ini", meskipun mereka telah menjadi runner-up selama tiga musim berturut-turut. Neville melihat Arsenal memiliki ketahanan mental yang diperlukan untuk akhirnya meraih gelar Liga Primer, meskipun Manchester City dengan Erling Haaland dan Pep Guardiola tetap menjadi ancaman terbesar, di samping potensi cedera pada pemain kunci seperti Declan Rice. Ia bahkan memprediksi Arsenal akan memperlebar keunggulan mereka menjadi lima atau enam poin pada Februari atau Maret.

Senada dengan Neville, mantan kapten Manchester United, Roy Keane, juga menyatakan keyakinan kuatnya pada kemampuan Arsenal. Setelah jendela transfer musim panas 2025, Keane menilai Arsenal memiliki skuad yang cukup dalam untuk memenangkan gelar liga. Pada 21 September 2025, ia menyatakan, "Saya melihat kelompok pemain Arsenal sekarang... Saya pikir mereka memiliki pemain yang pasti mampu memenangkan liga." Keyakinan Keane semakin memuncak pada 4 Desember 2025, setelah Arsenal memperlebar keunggulan mereka, dengan menyatakan bahwa "liga sudah berakhir," mengacu pada performa konsisten The Gunners.

Perubahan sikap juga datang dari Rio Ferdinand, legenda Manchester United lainnya. Awalnya skeptis, Ferdinand pada Oktober 2025 mengubah prediksinya dan menunjuk Arsenal sebagai favorit utama setelah serangkaian hasil buruk Liverpool. Ia menyebut kedalaman skuad, rekrutmen yang cerdas, dan mentalitas baru Arsenal sebagai faktor kunci. Pada 10 Desember 2025, Ferdinand kembali menegaskan, "Saya masih berpikir Arsenal akan memenangkan liga. Saya yakin," meskipun ia mengakui tantangan cedera dan penurunan performa yang mungkin dihadapi tim Mikel Arteta.

Dukungan dari para figur yang secara historis memiliki hubungan kuat dengan rivalitas Manchester United-Arsenal ini merupakan indikator penting pergeseran dinamika kekuatan di Liga Primer. Selama bertahun-tahun, Arsenal seringkali kesulitan mempertahankan konsistensi di fase krusial musim, terutama saat bersaing dengan tim dominan seperti Manchester City. Musim 2024-2025, misalnya, Arsenal hanya finis di posisi kedua dengan 74 poin (20 kemenangan, 14 seri, 4 kalah), gagal menduduki puncak klasemen sama sekali sepanjang musim tersebut. Pengalaman tersebut, yang membuat mereka menjadi runner-up tiga kali berturut-turut, menjadi latar belakang bagi narasi "mental juara" yang kini berusaha dibangun oleh Arsenal.

Kontras dengan pandangan optimistis rekan-rekannya, Paul Scholes, gelandang legendaris Manchester United, tetap skeptis. Scholes berulang kali menyatakan "tidak ada peluang" bagi Arsenal untuk memenangkan gelar musim ini jika mereka tidak bisa memenangkan pertandingan-pertandingan besar. Ia menyoroti kegagalan Arsenal melawan tim-tim papan atas seperti Liverpool, Manchester City (bahkan saat City sedang kesulitan), dan kekalahan 2-1 dari Aston Villa pada awal Desember 2025.

Pada 23 Desember 2025, Arsenal memimpin klasemen Liga Primer dengan 39 poin dari 17 pertandingan (12 kemenangan, 3 seri, 2 kekalahan), unggul dua poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua (37 poin) dan tiga poin dari Aston Villa di posisi ketiga (35 poin). Kemenangan tipis 1-0 atas Everton dan 2-1 atas Wolves di pertengahan Desember menunjukkan kemampuan mereka untuk meraih poin bahkan saat tidak bermain di performa terbaik. Dukungan dari rival bebuyutan seperti Neville dan Keane, bersama dengan perubahan pandangan Ferdinand, mencerminkan pengakuan atas kematangan skuad Arsenal di bawah asuhan Mikel Arteta dan keyakinan bahwa mereka akhirnya dapat mengakhiri penantian panjang mereka untuk gelar Liga Inggris. Namun, tantangan dari Manchester City yang memiliki rekor peningkatan performa di paruh kedua musim, seperti yang diungkapkan Scholes, akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi The Gunners.