Shearer Bongkar Resep Juara Arsenal di Premier League

Mantan striker legendaris Liga Inggris, Alan Shearer, secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa Arsenal saat ini tidak memiliki kelemahan yang signifikan, menandai sebuah pengakuan penting terhadap potensi The Gunners untuk meraih gelar Premier League musim ini setelah lebih dari dua dekade. Pujian ini muncul di tengah performa impresif Arsenal yang berhasil memuncaki klasemen liga dengan keunggulan empat poin atas Manchester City setelah sebelas pertandingan, mengumpulkan 26 poin, dan bahkan dilaporkan unggul tujuh poin setelah sepuluh pertandingan di periode sebelumnya.
Shearer, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Premier League, menyoroti aspek taktis spesifik dalam permainan tim asuhan Mikel Arteta. Ia secara khusus memuji cara Arsenal memanfaatkan Riccardo Calafiori dan Jurrien Timber dalam posisi menyerang untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain dan memenangkan peluang dari bola mati. "Saya tidak melihat adanya kelemahan," ujar Shearer kepada BBC Sport, menambahkan bahwa meskipun gol dari bola mati menjadi kekuatan, ada "lebih dari itu dalam performa mereka secara keseluruhan". Penilaian ini mengindikasikan evolusi signifikan dalam tim Arsenal.
Pernyataan Shearer tersebut memiliki bobot mengingat sejarah terkini Arsenal dalam perburuan gelar. Selama tiga musim terakhir, termasuk musim 2022/23, 2023/24, dan 2024/25, Arsenal secara menyakitkan finis di posisi kedua, selalu berada di bawah Manchester City. Musim 2023/24 menjadi salah satu yang paling mendekati, di mana mereka mengakhiri kampanye dengan 89 poin impresif, namun tetap kalah dua poin dari City yang meraih 91 poin. Pengalaman berulang kali hampir meraih gelar telah membentuk mentalitas tim.
Menariknya, pandangan Shearer ini juga memperlihatkan pergeseran dari komentarnya pada Agustus 2024. Saat itu, ia mengidentifikasi kebutuhan Arsenal untuk merekrut "striker kelas atas" sebagai kunci untuk memenangkan liga dan mengalahkan dominasi Manchester City. Namun, dengan performa terkini, di mana Arsenal dilaporkan menyamai rekor klub untuk jumlah clean sheet berturut-turut dan memiliki pertahanan paling kokoh di liga dengan hanya kebobolan tiga gol dalam delapan pertandingan pembuka mereka, menunjukkan bahwa kekuatan tim telah berkembang secara holistik.
Keunggulan pertahanan ini menjadi fondasi utama kesuksesan Arsenal saat ini, mengingatkan pada tim-tim Arsène Wenger di awal masa kepemimpinannya. Di bawah Mikel Arteta, yang kini telah mengelola klub selama enam tahun, Arsenal telah menunjukkan rasio kemenangan tertinggi dibandingkan manajer mana pun dalam sejarah klub yang telah melampaui 50 pertandingan.
Pundit lain juga menyuarakan keyakinan serupa. Mantan bek Manchester City, Nedum Onuoha, mencatat bahwa Arsenal telah mengatasi kecenderungan mereka sebelumnya untuk bersikap "lembek" dan kini dapat beradaptasi untuk menghadapi pertandingan yang membutuhkan fisik atau teknis. Gary Neville dari Sky Sports bahkan menyatakan, "Ini gelar Anda, Arsenal," menyoroti keandalan dan kepercayaan yang dapat diberikan pada tim saat ini.
Meskipun demikian, jalan menuju gelar Premier League tidak akan mudah. Arsenal diperkirakan akan menghadapi jadwal pertandingan yang lebih menantang dibandingkan rival terdekat mereka, Liverpool dan Manchester City, dalam lima pertandingan berikutnya. Tekanan untuk mempertahankan posisi teratas akan menguji mentalitas skuad muda Arteta. Namun, dengan fondasi pertahanan yang kuat, evolusi taktis, dan kedalaman skuad yang terus berkembang, saran Shearer yang positif mencerminkan pandangan bahwa Arsenal kini berada di posisi terbaik untuk mengakhiri penantian 22 tahun mereka akan gelar liga. Manajer Mikel Arteta sendiri tetap berhati-hati, memuji penampilan timnya tanpa terlalu banyak membahas aspirasi gelar, menekankan bahwa "banyak hal harus terjadi dalam beberapa bulan ke depan untuk mendapatkan hak" untuk mencapai kesuksesan tersebut.