Persib Bidik Bek Italia Jilid Kedua

BANDUNG – Persib Bandung dikabarkan tengah mengincar bek asal Italia, Andrea Tiritiello, yang saat ini memperkuat Virtus Entella, sebagai potensi pengganti bek tengah Federico Barba yang santer dirumorkan akan kembali ke Serie B Italia, Delfino Pescara. Manuver transfer ini mencuat menjelang dibukanya jendela transfer paruh musim Super League 2025/2026 pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026. Situasi ini menempatkan Persib dalam persaingan ketat dengan rival abadi mereka, Persija Jakarta, yang juga disebut-sebut memantau Tiritiello.
Kabar ketertarikan terhadap Tiritiello, seorang bek tengah berpengalaman di Serie B dan Serie C Italia, muncul di tengah spekulasi kuat mengenai masa depan Federico Barba di klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Barba, yang bergabung dengan Persib pada September 2025, telah mengisyaratkan kerinduan terhadap keluarga dan menghadapi masa sulit di Indonesia, termasuk sempat jatuh sakit. Media Italia, Il Centro, bahkan melaporkan Pescara berencana merekrut Barba dengan status pinjaman. Meskipun Barba telah menegaskan komitmen profesionalnya untuk Persib dan merasa menyukai kota serta suporter, ia mengakui belum mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan mengingat jendela transfer belum resmi dibuka.
Potensi kepergian Barba dan upaya merekrut Tiritiello bukan kali pertama Persib berurusan dengan pemain asal Italia. Sebelumnya, gelandang serang Stefano Beltrame juga memutuskan hengkang dari Persib pada Juli 2024, meskipun sukses membawa tim juara Super League 2024/2025, dengan alasan ingin dekat dengan keluarga. Kisah ini menggarisbawahi tantangan adaptasi yang kerap dihadapi pemain Italia di Liga Indonesia. Beltrame mencatatkan 16 penampilan dengan empat gol dan tiga assist, sementara Barba, hingga 23 Desember 2025, telah bermain 10 kali di Super League 2025-2026, mengumpulkan 1.089 menit bermain, dan mencetak tiga gol.
Perubahan regulasi pemain asing di Super League 2025/2026 memungkinkan klub mendaftarkan hingga 11 pemain asing, dengan delapan di antaranya boleh masuk daftar susunan pemain (DSP) dan maksimal enam dimainkan dalam setiap pertandingan. Regulasi ini memberikan fleksibilitas lebih bagi Persib untuk merombak skuadnya, terutama di lini pertahanan yang krusial untuk target ganda klub di kompetisi domestik dan Liga Champions Asia (ACL 2). Saat ini, Persib memiliki Federico Barba sebagai satu-satunya pemain Italia, di antara total 11 pemain asing yang terdaftar.
Jika transfer Tiritiello terwujud, Persib berpotensi mendapatkan bek tengah dengan gaya bermain disiplin dan postur kuat, yang dinilai cocok untuk meningkatkan soliditas lini belakang. Namun, tantangan adaptasi, seperti yang dialami Barba dan Beltrame, akan tetap menjadi faktor krusial bagi pemain asing mana pun yang datang ke Liga Indonesia. Keputusan akhir Persib akan sangat bergantung pada evaluasi pelatih Bojan Hodak terkait kebutuhan tim dan dinamika pasar transfer yang terus berkembang.