Inilah Para Jawara: Rangkuman Hasil Kejuaraan Finswimming Indoor ASEAN

Kejuaraan Finswimming Indoor Asia Tenggara (CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor 2025) dan Kompetisi Finswimming Junior Asia – Zona Asia Tenggara (Asian Junior Finswimming Competition – South East Zone) telah resmi berakhir hari ini, 19 November 2025, setelah empat hari kompetisi sengit. Indonesia mencetak sejarah dengan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya bagi ajang bergengsi ini, yang diselenggarakan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, sejak 16 November lalu.
Sebanyak 186 atlet dari lima negara Asia Tenggara—Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan tuan rumah Indonesia—bersaing dalam dua kategori utama, senior dan junior. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Indonesia (PB POSSI), Komjen Pol. Makhruzi Rahman, menekankan bahwa penyelenggaraan ini merupakan momentum penting bagi perkembangan olahraga finswimming di Indonesia dan sekaligus menjadi wadah untuk mempererat persahabatan serta sportivitas antarnegara.
Dalam perolehan medali hingga hari ketiga kompetisi, Vietnam menunjukkan dominasinya. Mereka memimpin klasemen dengan mengumpulkan 26 medali emas, 16 perak, dan 4 perunggu dari total 46 medali di kategori Finswimming ASEAN. Indonesia berada di posisi kedua dengan 4 medali emas, 9 perak, dan 10 perunggu, dengan total 23 medali. Kamboja meraih 2 medali perak dan 5 perunggu, sementara Thailand mendapatkan 1 medali perunggu.
Beberapa atlet Indonesia berhasil menyumbangkan medali emas. Janis Rosalita Supriyanto berhasil meraih medali emas pada nomor 50 Meter Surface kategori Senior Putri, mencatatkan waktu tercepat 18,66 detik. Medali emas lainnya diraih oleh Harvey Hubert Hutasuhut di nomor 100 Meter Bi Fins kategori Senior Putra dengan waktu 42,96 detik. Selain itu, Bilqis Prizkyla juga mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas di nomor 400 Meter Bifins Putri, finis dengan waktu 3 menit 59,58 detik.
Untuk kategori Junior, Vietnam juga mendominasi dengan 18 emas, 10 perak, dan 9 perunggu. Thailand menempati posisi kedua dengan 6 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, sementara Indonesia memperoleh 9 perak dan 12 perunggu di kategori ini.
Penyelenggaraan kejuaraan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan pengalaman bertanding yang aman, profesional, dan sesuai standar internasional, mengingat ini adalah kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan finswimming tingkat Asia Tenggara.