Oscar Piastri Sabet Kemenangan Dramatis di F1 GP Azerbaijan

Oscar Piastri dari McLaren secara dramatis mengklaim kemenangan Grand Prix Formula 1 Azerbaijan 2024 pada 15 September, mengalahkan Charles Leclerc dari Ferrari setelah pertarungan sengit yang diwarnai oleh insiden tabrakan di akhir balapan di Sirkuit Jalan Raya Baku. Kemenangan ini menandai kemenangan Grand Prix kedua Piastri dalam karirnya dan mengantar McLaren memuncaki klasemen Kejuaraan Konstruktor untuk pertama kalinya sejak 2014.
Balapan sepanjang 51 lap tersebut menampilkan duel ketat antara Piastri, yang memulai dari posisi kedua, dan pemegang pole position Leclerc. Piastri berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Leclerc sesaat setelah fase pit stop tunggal para pembalap terdepan. Drama memuncak pada lap-lap terakhir ketika Sergio Perez dari Red Bull dan Carlos Sainz dari Ferrari terlibat tabrakan spektakuler antara Tikungan 2 dan 3 pada lap kedua terakhir, memaksa balapan berakhir di bawah kondisi Virtual Safety Car (VSC). Piastri berhasil mempertahankan keunggulannya, sementara George Russell dari Mercedes naik ke posisi ketiga podium berkat insiden tersebut.
Kemenangan Piastri di Baku memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Formula 1. Setelah meraih podium perdananya pada musim rookie 2023 di Grand Prix Jepang dan kemenangan Sprint di Qatar, ia berhasil meraih kemenangan Grand Prix pertamanya di Hungaria 2024 sebelum mengulanginya di Azerbaijan. Piastri, yang memimpin Kejuaraan Konstruktor bersama McLaren, menyatakan, "Ini jelas menjadi salah satu balapan terbaik dalam karir saya. Saya harus berusaha keras karena saya tahu jika saya tidak berhasil melewati [Leclerc] di awal stint, saya tidak akan pernah bisa melewatinya." Ia menambahkan, "Mengingat dari mana kami memulai ketika saya bergabung dengan tim tahun lalu, kami benar-benar berada di posisi terakhir dan sekarang kami memimpin kejuaraan dunia."
Keberhasilan McLaren di Baku merupakan kemenangan keempat mereka di musim 2024 dan kemenangan pertama mereka di sirkuit tersebut. Dengan Lando Norris yang finis di posisi keempat setelah memulai dari posisi ke-15, McLaren kini unggul 20 poin di Kejuaraan Konstruktor dari Red Bull, yang harus menerima kenyataan pahit dari kecelakaan Perez dan finis Max Verstappen di posisi kelima. Momen ini menjadi penegasan atas kemajuan dramatis tim yang berbasis di Woking tersebut, yang terakhir kali memimpin klasemen konstruktor adalah pada Grand Prix Australia 2014.
Grand Prix Azerbaijan, yang pertama kali diadakan pada tahun 2017 di Sirkuit Jalan Raya Baku yang terkenal dengan karakteristik kecepatan tinggi dan ketidakpastiannya, telah secara konsisten menyajikan balapan-balapan klasik. Sebelum kemenangan Piastri, sirkuit ini telah menghasilkan enam pemenang berbeda dari tujuh balapan yang diadakan, dengan Sergio Perez menjadi satu-satunya pembalap yang memenangkan balapan dua kali (2021, 2023). Kemenangan Piastri tahun ini menjadikannya pembalap ketujuh berbeda yang memenangkan balapan di Sirkuit Kota Baku. Hasil ini tidak hanya meningkatkan posisi Piastri dalam perebutan gelar, tetapi juga secara signifikan mengubah dinamika perebutan Kejuaraan Konstruktor 2024, menempatkan McLaren pada posisi terdepan dengan sisa beberapa balapan.