Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Bezzecchi Buka Kartu Negosiasi Kontrak Aprilia di Bursa Transfer MotoGP

Admin 25 Dec 2025

Bezzecchi Buka Kartu Negosiasi Kontrak Aprilia di Bursa Transfer MotoGP

Marco Bezzecchi, pembalap asal Italia yang sebelumnya bernaung di tim satelit VR46 Ducati, resmi bergabung dengan tim pabrikan Aprilia Racing untuk musim MotoGP 2025 dan 2026. Pengumuman ini, yang dirilis pada 24 Juni 2024 menjelang Grand Prix Assen, menempatkan Bezzecchi sebagai rekan satu tim Jorge Martin, membentuk duet pembalap baru yang lebih muda dan ambisius bagi pabrikan asal Noale tersebut. Pergeseran ini menandai berakhirnya tiga musim Bezzecchi bersama VR46 Ducati, di mana ia berhasil meraih tiga kemenangan Grand Prix dan menempati posisi ketiga dalam kejuaraan pada tahun 2023.

Keputusan Bezzecchi untuk beralih ke Aprilia didorong oleh ambisinya menjadi pembalap pabrikan, sebuah tujuan yang awalnya ia harapkan bisa dicapai di dalam keluarga Ducati. Namun, setelah Ducati memilih Marc Marquez untuk bergabung dengan Francesco Bagnaia di tim pabrikan pada tahun 2025, prospek promosi Bezzecchi di Ducati tertutup. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyambut kedatangan Bezzecchi dengan antusias, menyebutnya sebagai "salah satu talenta Italia terbaik" yang telah menunjukkan kemampuannya sejak debut di kelas bawah dan performa luar biasa di MotoGP. Rivola menekankan kegembiraannya memiliki duo pembalap Italia-Aprilia yang menarik, serta kombinasi Martin-Bezzecchi yang diyakini dapat membawa Aprilia ke level berikutnya dalam persaingan gelar.

Latar belakang kepindahan Bezzecchi tidak lepas dari gejolak pasar pembalap MotoGP yang intens. Aleix Espargaró telah mengumumkan pengunduran dirinya, dan Maverick Viñales secara tak terduga pindah ke tim satelit KTM Tech3. Kondisi ini membuka dua kursi kosong di tim pabrikan Aprilia, yang kemudian diisi oleh Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Martin, yang merupakan pemimpin klasemen saat konfirmasi kontraknya, juga meninggalkan tim Pramac Ducati setelah gagal mendapatkan kursi di tim pabrikan Ducati.

Bagi Aprilia, penandatanganan Bezzecchi tidak hanya memenuhi keinginan memiliki pembalap Italia di tim pabrikan untuk pertama kalinya sejak Lorenzo Savadori pada tahun 2020, tetapi juga menjadi dorongan pemasaran yang signifikan. Bezzecchi, yang akan mengendarai Aprilia RS-GP, diharapkan dapat beradaptasi dengan cepat meskipun harus terbiasa dengan motor dan lingkungan tim yang sama sekali baru. Rivola mengakui bahwa integrasi dua pembalap baru tanpa pengalaman sebelumnya dengan RS-GP merupakan tantangan, namun optimisme tetap tinggi mengingat bakat dan determinasi keduanya.

Di sisi lain, kepergian Bezzecchi meninggalkan kursi kosong di tim VR46 Ducati. Franco Morbidelli, yang merupakan lulusan akademi VR46, dipandang sebagai kandidat utama untuk mengisi posisi tersebut. Pergantian pembalap ini juga berimplikasi pada tim-tim satelit Ducati lainnya, seperti Pramac dan Gresini, yang harus menyesuaikan strategi mereka di tengah pasar pembalap yang semakin kompetitif. Secara keseluruhan, duet Martin dan Bezzecchi di Aprilia menandai era baru bagi tim Noale, dengan ekspektasi tinggi untuk menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP di musim-musim mendatang.