Pesta Podium Atlet Muda Indonesia di Wondr by BNI International Challenge

Atlet-atlet muda Indonesia sukses menunjukkan dominasinya dalam dua seri turnamen wondr by BNI International Challenge yang diselenggarakan di Yogyakarta sepanjang November 2025. Hasil gemilang ini menegaskan efektivitas pembinaan atlet muda yang dijalankan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan dukungan penuh dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa dukungan BNI merupakan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional. Ia berharap kehadiran BNI dapat menjadi katalisator lahirnya lebih banyak atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Pada wondr by BNI International Challenge I yang berlangsung pada 11-16 November 2025, Indonesia tampil sangat dominan dengan merebut empat gelar juara dari berbagai sektor. Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti berhasil meraih podium tertinggi di sektor ganda campuran. Di sektor ganda putra, Muh Putra Erwiansyah dan Daniel Edgar Marvino keluar sebagai kampiun. Sementara itu, dominasi Merah Putih juga terlihat di tunggal putri melalui kemenangan Thalita Ramadhani Wiryawan, serta di tunggal putra lewat performa gemilang Prahdiska Bagas Shujiwo. Pasangan ganda putri Selsi Josika dan Yasintha Ristyna Putri turut menambah catatan positif Indonesia dengan meraih posisi runner up. Turnamen pertama ini diikuti oleh peserta dari 12 negara.
Keberhasilan Indonesia berlanjut pada wondr by BNI International Challenge II yang digelar pada 18-23 November 2025. Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti kembali menduduki podium teratas di sektor ganda campuran, menunjukkan konsistensi luar biasa setelah sukses di seri pertama. Pada seri kedua ini, mereka mengalahkan sesama wakil Indonesia, Renaldi Samosir dan Masita Mahmudin, yang menempati posisi runner up. Di sektor ganda putra, gelar juara diraih oleh duet Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi.
Okki Rushartomo menegaskan bahwa dominasi atlet muda Indonesia di dua turnamen berturut-turut ini membuktikan bahwa pembinaan yang tepat, ditopang fasilitas kompetisi internasional, memberikan dampak nyata bagi peningkatan prestasi. Ini sekaligus menegaskan bahwa investasi terhadap pengembangan atlet muda adalah langkah strategis untuk menjaga kejayaan bulutangkis Indonesia di masa depan. Panen gelar di Yogyakarta menjadi bukti konkret bahwa masa depan bulutangkis Indonesia berada di tangan generasi muda yang telah terbina dengan baik dan siap mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional.