Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

AC Milan Berburu Palang Pintu Anyar

Admin 25 Dec 2025

AC Milan Berburu Palang Pintu Anyar

AC Milan tengah gencar memburu bek tengah baru sebagai prioritas utama pada bursa transfer Januari 2026 demi mengatasi isu kedalaman skuad dan fluktuasi performa lini belakang mereka. Kebutuhan mendesak ini muncul di tengah jadwal padat kompetisi dan serangkaian cedera yang memengaruhi stabilitas pertahanan klub.

Pelatih Massimiliano Allegri, yang mengambil alih kemudi tim, menghadapi tantangan signifikan terkait kedalaman skuad. Laporan menunjukkan bahwa Allegri terpaksa mengubah formasi dari empat bek menjadi tiga bek di lini belakang karena ketersediaan pemain bertahan yang terbatas. Situasi ini diperparah oleh krisis cedera yang melanda beberapa pemain kunci di awal musim ini, termasuk Fikayo Tomori yang sempat diragukan tampil akibat benturan dan cedera lutut. Bek muda David Odogu, yang direkrut dengan biaya sekitar 15 juta euro, kemungkinan besar akan dipinjamkan karena dianggap belum meyakinkan Allegri, sementara Koni De Winter, yang tiba di musim panas, menunjukkan performa yang "lebih goyah dari perkiraan".

Secara statistik, performa defensif Milan musim ini menunjukkan beberapa inkonsistensi. Milan mencatatkan rata-rata kebobolan 0,87 gol per pertandingan di Serie A 2025/2026, dengan rata-rata 1,00 gol kebobolan saat bermain di kandang dan 0,71 gol di laga tandang. Mereka berhasil mencatat nirbobol dalam 47% pertandingan yang dimainkan. Angka Harapan Kebobolan (xGA) Milan tercatat 16.9 untuk musim 2025-2026 di Serie A.

Dalam upaya memperkuat lini belakang, sejumlah nama bek tengah telah masuk radar Rossoneri. Joe Gomez dari Liverpool menjadi target utama yang konsisten disebut-sebut. Milan hampir mencapai kesepakatan 15 juta euro untuknya pada musim panas 2025, namun transfer tersebut gagal karena Liverpool tidak berhasil mendatangkan Marc Guehi. Gomez dilaporkan terbuka untuk hengkang setelah kehilangan tempat di tim utama dan dipandang sebagai "solusi jangka panjang" oleh Milan, meskipun Liverpool enggan melepasnya.

Selain Gomez, beberapa bek lain juga menarik perhatian manajemen Milan. Mario Gila, pilar pertahanan Lazio, menjadi salah satu target. Axel Disasi dari Chelsea juga dikaitkan dengan potensi pinjaman "berbiaya rendah" selama enam bulan, mengingat kondisi keuangan Milan. Klub juga mengamati talenta-talenta muda Serie A seperti Tarik Muharemovic dari Sassuolo yang cepat beradaptasi, dan Tiago Gabriel dari Lecce yang memiliki kemampuan mengumpan baik, dengan Lecce dilaporkan telah menerima tawaran hingga 25 juta euro untuknya. Alessandro Circati dari Parma, seorang pemain internasional Australia, juga ada dalam daftar meskipun baru-baru ini mengalami cedera pergelangan kaki. Diogo Leite dari Union Berlin juga tetap dalam pantauan. Bahkan, bek veteran Sergio Ramos sempat ditawarkan sebagai agen bebas, namun Milan bersikap hati-hati karena faktor usia, kondisi fisik, dan tuntutan gaji.

Direktur Olahraga AC Milan, Geoffrey Moncada, dalam wawancara pada November 2024, telah mengakui adanya "profil yang hilang" dalam skuad dan menegaskan pentingnya bekerja sama dengan pelatih untuk menemukan solusi transfer yang tepat. Moncada menyatakan klub memiliki "ide-ide yang jelas" tentang bagaimana menjadi "lebih baik untuk masa depan". Ia juga menekankan kebijakan klub untuk menghindari kehilangan pemain dengan status bebas transfer dan keberhasilan dalam perpanjangan kontrak pemain kunci. Kebijakan transfer Milan cenderung mencari pemain berusia pertengahan dua puluhan dengan potensi pertumbuhan, melalui skema pinjaman atau transfer dengan harga menengah. Mereka secara spesifik mencari bek tengah kaki kiri yang dapat menjadi pelapis dan pesaing bagi Matteo Gabbia serta Strahinja Pavlovic.

Dari perspektif historis, Milan sering kali tidak memiliki empat bek tengah berkualitas prima secara bersamaan. Bahkan di musim-musim Scudetto sebelumnya, cedera pada pemain seperti Simon Kjaer dan Alessio Romagnoli telah memaksa pemain lain seperti Fikayo Tomori dan Pierre Kalulu untuk melangkah maju. Ini menunjukkan bahwa masalah kedalaman di lini pertahanan bukanlah hal baru bagi Rossoneri.

Penambahan bek tengah baru pada Januari ini akan memiliki implikasi besar terhadap ambisi Milan. Dengan saat ini berada di posisi kedua klasemen Serie A dengan 32 poin dari 9 kemenangan, 5 seri, dan 1 kekalahan, Milan ingin "berjuang untuk lebih dari sekadar posisi empat besar". Kedatangan bek baru akan memberikan Allegri fleksibilitas taktis yang lebih besar, mengurangi ketergantungan pada lini belakang improvisasi, dan memastikan kedalaman skuad yang memadai untuk bersaing di tiga atau bahkan empat kompetisi. Ini krusial untuk menjaga momentum dan konsistensi di paruh kedua musim, sekaligus membangun fondasi solid untuk jangka panjang.