Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Norris Kuasai Kualifikasi F1 Italia, Verstappen Terperosok ke P7

Admin 27 Dec 2025

Norris Kuasai Kualifikasi F1 Italia, Verstappen Terperosok ke P7

Lando Norris mengamankan posisi terdepan yang mengejutkan pada sesi kualifikasi Grand Prix Italia 2024 di Monza pada 31 Agustus, mencatatkan waktu 1 menit 19,327 detik dan menandai penguncian barisan terdepan bagi McLaren. Sementara itu, juara dunia bertahan Max Verstappen dari Red Bull Racing harus puas di posisi ketujuh, terpaut hampir tujuh persepuluh detik dari Norris, sebuah hasil yang memicu pertanyaan serius mengenai performa mobil RB20 di "Kuil Kecepatan" tersebut. Rekan setim Norris, Oscar Piastri, melengkapi barisan depan untuk McLaren, menyoroti kemajuan signifikan tim yang bermarkas di Woking tersebut.

Hasil kualifikasi ini, yang merupakan posisi terdepan keempat Norris di musim 2024 dan yang kedua berturut-turut setelah GP Belanda, bukan hanya sekadar kejutan di Sirkuit Monza yang berkarakter kecepatan tinggi, tetapi juga menyoroti pergeseran dinamika kompetitif di puncak Formula 1. Norris sendiri menyatakan sedikit terkejut dengan kecepatan timnya, menyebutnya sebagai "kejutan yang menyenangkan" mengingat ketatnya persaingan sepanjang akhir pekan. Andrea Stella, Prinsipal Tim McLaren, menegaskan bahwa hasil ini mengkonfirmasi kemampuan mobil MCL38 bekerja optimal di berbagai kondisi sirkuit setelah peningkatan yang dibawa di Zandvoort. Penguncian barisan terdepan McLaren di Monza merupakan yang pertama sejak tahun 2012, sebuah indikasi kuat evolusi performa mobil mereka.

Di sisi lain lintasan, hasil kualifikasi Verstappen di P7, dengan catatan waktu 1 menit 20,022 detik, menandai performa terburuknya di sesi kualifikasi sejak Grand Prix Singapura 2023. Verstappen dengan frustrasi menggambarkan mobilnya "tidak bisa dikendarai lagi" di Q3, mengeluhkan understeer parah yang tiba-tiba muncul pada kedua set ban barunya. "Di Q3, entah mengapa mobilnya tidak berbelok. Kami memiliki dua set ban baru dan tiba-tiba saya merasakan banyak understeer," ujar Verstappen kepada media, menjelaskan kesulitan mengendalikan mobil di tikungan-tikungan krusial seperti Tikungan 1, 4, 6, dan 7. Christian Horner, bos tim Red Bull, mengakui adanya "masalah fundamental" pada mobil yang berkaitan dengan penggunaan ban, menambahkan lapisan kompleksitas pada tantangan yang dihadapi tim. Data menunjukkan bahwa McLaren MCL38 mampu melaju 9 km/jam lebih cepat melalui Chicane Ascari dan 10 km/jam lebih cepat di Parabolica dibandingkan dengan Red Bull, menyoroti kelemahan signifikan pada kecepatan tikungan RB20 di sirkuit low-downforce ini.

Implikasi dari hasil kualifikasi ini sangat luas, tidak hanya untuk balapan di Monza tetapi juga untuk perebutan gelar juara dunia 2024. Dengan keunggulan poin Verstappen atas Norris yang menyusut menjadi 70 poin menjelang balapan, McLaren memiliki peluang emas untuk semakin menekan Red Bull di kejuaraan konstruktor. Meskipun balapan sesungguhnya di Monza dimenangkan oleh Charles Leclerc dari Ferrari, dengan Piastri di posisi kedua dan Norris ketiga yang juga mencatatkan putaran tercepat, hasil kualifikasi ini telah mengubah narasi. Kegagalan Red Bull untuk tampil dominan di sirkuit yang secara historis sering mereka kuasai menunjukkan bahwa tantangan terhadap dominasi mereka semakin nyata. Pernyataan Verstappen yang pesimis tentang prospek balapan setelah kualifikasi yang "bizarre" mencerminkan kerentanan yang jarang terlihat dari tim yang sebelumnya tak terkalahkan. Para analis mengamati bahwa jika McLaren mampu menjaga momentum pengembangan mobil mereka dan Red Bull terus bergulat dengan masalah keseimbangan, sisa musim ini akan menyajikan perebutan gelar yang lebih ketat.