Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Jude Bellingham di Real Madrid: Benarkah Kebahagiaannya Mulai Pudar?

Admin 03 Dec 2025

Jude Bellingham di Real Madrid: Benarkah Kebahagiaannya Mulai Pudar?

Spekulasi mengenai kebahagiaan gelandang bintang Jude Bellingham di Real Madrid semakin menjadi sorotan di Liga Spanyol setelah musim debutnya yang gemilang. Musim 2024/25 lalu, performa Bellingham dilaporkan mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan musim perdananya yang fenomenal.

Pada musim debutnya di 2023/24, Bellingham mencetak 23 gol dan 13 assist dalam 43 penampilan di semua kompetisi, membantu Los Blancos meraih gelar La Liga, Liga Champions, dan Piala Super Spanyol. Namun, di musim 2024/25, kontribusinya tercatat menurun menjadi 13 gol dan 14 assist. Beberapa laporan bahkan menyebut Bellingham mengawali musim 2024/25 dengan kurang baik, tanpa gol dan hanya tiga assist hingga Oktober 2024, meskipun statistik terbaru untuk musim 2025/26 menunjukkan tiga gol dan dua assist dalam sembilan pertandingan La Liga.

Penurunan performa ini memicu kekhawatiran di internal Real Madrid. Klub dilaporkan telah mengadakan "rapat rahasia" untuk menyelidiki penyebab merosotnya penampilan Bellingham, bahkan sampai menelusuri aktivitas di luar lapangan dan memberikan peringatan kepadanya. Gelandang berusia 22 tahun ini juga tidak luput dari masalah cedera. Ia sempat menepi karena cedera otot di kaki kirinya pada Agustus 2024, cedera punggung pada Januari 2025, dan yang paling signifikan adalah cedera bahu berulang yang memerlukan operasi sebelum musim 2025/26 dimulai, membuatnya absen hingga 12 minggu atau tiga bulan.

Perubahan di kursi pelatih dari Carlo Ancelotti ke Xabi Alonso juga disebut-sebut mempengaruhi dinamika Bellingham. Di bawah arahan Alonso, Bellingham disebut-sebut hanya menjadi starter dalam 46% pertandingan La Liga, sebagian karena masalah cedera bahunya. Rekan setimnya, Aurelien Tchouameni, bahkan dilaporkan menilai bahwa fokus Bellingham yang berlebihan di kotak penalti lawan membuat lini tengah Madrid kehilangan keseimbangan, dan tim bermain lebih baik tanpa kehadirannya di beberapa pertandingan terakhir, menciptakan "ketegangan" di Santiago Bernabéu. Perilaku Bellingham di lapangan juga disorot, dengan laporan yang menyebut ia mudah emosi dan kerap terlibat masalah dengan pemain lawan hingga wasit.

Meskipun demikian, di tengah badai kritik dan spekulasi ini, Jude Bellingham sendiri menyatakan keinginan kuatnya untuk tetap bertahan dan meraih kesuksesan di Real Madrid selama bertahun-tahun. Klub pun menunjukkan komitmen penuh, bertekad menjadikannya salah satu pilar utama di era baru mereka dan akan melakukan segala cara untuk mencegah kepergiannya.

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, juga telah memberikan dukungan. Alonso memuji profesionalisme dan kualitas Bellingham, membantah rumor ketegangan antara keduanya. Ia menegaskan komunikasi yang sangat baik dan hubungan yang harmonis dengan sang pemain. Alonso mengakui adanya tekanan besar di Real Madrid dan menyatakan pentingnya untuk membantu Bellingham agar tetap bahagia dan bisa tampil maksimal.

Sebelumnya, mantan pelatih Carlo Ancelotti juga secara konsisten membela Bellingham, memuji sikapnya yang fantastis dan etos kerjanya, bahkan membandingkannya dengan legenda Kaká. Ancelotti juga sempat menyebut Bellingham "tidak dalam kondisi terbaiknya" di beberapa pertandingan karena kelelahan dan kram, namun meyakini ia akan kembali ke performa terbaiknya.

Rumor transfer dari klub seperti Liverpool, yang disebut-sebut telah menghubungi agen Bellingham untuk kemungkinan pertukaran pemain pada 2026, telah mencuat. Namun, keinginan Bellingham untuk sukses di Real Madrid tetap menjadi prioritas utamanya. Terlepas dari pasang surut performa dan tekanan yang menyertainya, baik pemain maupun klub tampaknya bertekad untuk bersama-sama mengatasi tantangan ini.