Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Indonesia Hormati Keputusan Kamboja Pangkas 8 Cabor SEA Games

Admin 29 Nov 2025

Indonesia Hormati Keputusan Kamboja Pangkas 8 Cabor SEA Games

Indonesia menyatakan apresiasi terhadap keputusan Kamboja untuk menarik mundur delapan cabang olahraga (cabor) dari keikutsertaan pada ajang SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand. Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menghargai langkah Kamboja tersebut, terutama dengan mempertimbangkan aspek keamanan. Oktohari menekankan bahwa keselamatan seluruh atlet menjadi prioritas utama. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas situasi ketegangan yang masih terjadi, yang menyebabkan delapan cabor tersebut tidak dapat berkompetisi di SEA Games Thailand.

Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) mengumumkan penarikan diri dari delapan cabor tersebut dengan alasan keamanan atlet serta ofisialnya. Disebutkan bahwa penyesuaian ini disebabkan oleh masalah keamanan signifikan yang mengganggu keselamatan dan perlindungan atlet serta pejabat mereka. Sumber lain juga mengaitkan keputusan ini dengan kekhawatiran terhadap masalah keamanan akibat sengketa perbatasan dengan Thailand yang menyebabkan ketegangan militer dan bentrokan sporadis.

Cabang-cabang olahraga yang ditarik Kamboja antara lain sepak bola (putra dan putri), judo, karate, pencak silat, petanque, wushu, gulat, dan sepak takraw. Akibat mundurnya Kamboja dari sepak bola putra, Grup A kini hanya menyisakan dua tim, yakni Thailand dan Timor Leste, sehingga Federasi SEA Games sedang mempertimbangkan kemungkinan pengundian ulang. Meskipun menarik diri dari delapan cabor ini, Kamboja tetap akan berpartisipasi dalam 13 cabor lainnya, termasuk renang, atletik, eSports, anggar, senam, jujitsu, kickboxing, taekwondo, berkuda, jetski, triatlon, teqball, dan bola voli.

SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung di Thailand mulai 9 hingga 20 Desember 2025. Selain masalah penarikan diri Kamboja, tuan rumah Thailand juga menghadapi kendala lain, yaitu banjir di provinsi Songkhla, yang semula direncanakan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan. Akibatnya, sepuluh cabor yang awalnya akan digelar di Songkhla, seperti tinju, pencak silat, catur, judo, kabaddi, karate, gulat, petanque, dan wushu, akan direlokasi ke Bangkok dan Chonburi. Indonesia sendiri akan mengirimkan 996 atlet untuk mengikuti 48 dari 51 cabor yang dipertandingkan, dengan target menempati posisi tiga besar klasemen akhir dan meraih 80 medali emas. Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menegaskan bahwa tim sepak bola putra Indonesia menargetkan mempertahankan medali emas yang diraih pada SEA Games 2023.