Bukti Vardy Tak Lekang Waktu: Pecahkan Rekor Serie A di Usia Matang

Jamie Vardy terus membuktikan bahwa usia hanyalah angka, menorehkan sejarah baru di Serie A Italia setelah bergabung dengan klub promosi Cremonese. Striker veteran asal Inggris ini, yang kini berusia 38 tahun, telah menunjukkan insting mencetak gol yang tak lekang oleh waktu dan menjadi sorotan utama di liga papan atas Italia.
Vardy resmi bergabung dengan Cremonese pada 1 September 2025, setelah mengakhiri 13 tahun karier legendarisnya di Leicester City. Kedatangannya disambut dengan antusiasme tinggi, dan ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dampak signifikan. Debutnya di Serie A terjadi pada 15 September sebagai pemain pengganti dalam pertandingan tandang melawan Hellas Verona yang berakhir imbang tanpa gol.
Pencapaian bersejarah dimulai pada 25 Oktober 2025, ketika Vardy mencetak gol pertamanya di Serie A dalam hasil imbang 1-1 melawan Atalanta. Puncaknya, pada 1 Desember, ia mencetak dua gol pertamanya di Serie A dalam kemenangan tandang 3-1 atas Bologna, yang sekaligus mengakhiri catatan 12 pertandingan tak terkalahkan Bologna di semua kompetisi.
Berkat penampilan gemilangnya, Jamie Vardy dinobatkan sebagai EA Sports Serie A Player of the Month untuk bulan November 2025. Ini menjadikannya pemain Inggris pertama yang meraih penghargaan tersebut sejak diperkenalkan pada tahun 2019. Vardy mengalahkan nama-nama besar seperti Mike Maignan (Milan), Lautaro Martínez (Inter), David Neres (Napoli), Nico Zaniolo (Roma), dan Leo Østigård (Genoa) untuk penghargaan ini.
Sejauh ini, Vardy telah mencetak empat gol dalam sepuluh penampilan untuk Cremonese. Selain menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan Player of the Month Serie A, ia juga mencatatkan beberapa rekor penting lainnya. Ia adalah pemain tertua yang mencetak gol di Serie A untuk Cremonese dan menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak gol untuk Cremonese di divisi teratas Italia. Lebih lanjut, Vardy adalah pemain kedua yang berhasil mencetak setidaknya tiga gol di Serie A setelah berusia 38 tahun untuk tim promosi, menyamai pencapaian Gianfranco Zola pada musim 2004/05.
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, memuji Vardy sebagai "panutan bagi seluruh tim". Dengan 20 poin dari 14 pertandingan, Cremonese saat ini menempati posisi kesembilan di liga, dan pengalaman serta ketajaman Vardy diharapkan mampu menjaga tim tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia. Kepindahan dan performa Vardy di Serie A menjadi bukti nyata dari semangat kompetitif dan kemampuan menembak yang selalu membedakannya, melanjutkan kisah dongeng dalam kariernya.