Tiwi dan Duet Anyar: Strategi Pertahankan Mahkota Australia Open

Pasangan ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi, atau akrab disapa Tiwi, bersama tandem barunya, Lanny Tria Mayasari, tengah mengusung target tinggi di Australian Open 2025, dengan harapan dapat mengulang kesuksesan yang pernah diraih Tiwi sebelumnya. Misi "Juara Australia Open Lagi!" menjadi fokus utama mereka dalam turnamen BWF Super 500 ini. Tiwi sebelumnya berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai Australian Open 2024 saat masih berpasangan dengan Febriana Dwipuji Kusuma. Kemenangan tersebut merupakan gelar BWF World Tour sekaligus gelar turnamen BWF Super 500 pertama bagi pasangan Ana/Tiwi.
Kini, dengan partner baru Lanny Tria Mayasari, Tiwi memiliki motivasi kuat untuk kembali mencetak gelar yang sama di Australia. Lanny dan Tiwi baru saja menyelesaikan pertandingan pertamanya di Australian Open 2025, berhasil melangkah ke babak 16 besar. Mereka mengalahkan wakil tuan rumah Australia, Yuran Zhang dan Quanquan Zhao, dengan skor dominan 21-4, 21-12. Tiwi mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut dan kemampuannya beradaptasi dengan suasana lapangan serta kondisi shuttlecock. Ia menambahkan bahwa meskipun di gim pertama lawan belum memberikan perlawanan yang berarti, gim kedua menunjukkan adanya reli-reli yang penting untuk persiapan laga selanjutnya.
Lanny juga menyoroti pentingnya waspada di pertandingan berikutnya karena lawan mereka, Francesca Corbett dan Jennie Gai dari Amerika Serikat, sebelumnya berhasil mengalahkan unggulan ketiga dari Taiwan. Pada pertandingan babak pembuka tersebut, Lanny Tria Mayasari menunjukkan kekuatan smash-nya, sementara Amalia Cahaya Pratiwi piawai dalam permainan depan net, membuat pasangan Australia kewalahan. Mereka memastikan tiket ke babak selanjutnya dengan penampilan dominan, menandakan kesiapan mental dan fisik mereka dalam menghadapi turnamen level Super 500 ini.