David Singleton Pangkas Skuad Timnas Basket SEA Games: 6 Pemain Terdepak

David Singleton, pelatih kepala Tim Nasional Basket Putra Senior Indonesia, telah merampingkan skuadnya dengan memulangkan enam pemain dari pemusatan latihan (TC) yang berlangsung sebagai persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand. Keputusan ini diambil setelah hampir sebulan TC berjalan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, yang dimulai sejak 9 September 2025 lalu.
Enam pemain yang dipulangkan tersebut adalah Abraham Wenas dari Kesatria Bengawan Solo, Fisyaiful Amir dari Hangtuah Jakarta, Kelvin Sanjaya dari Satria Muda Bandung, Gede Elgi Wimbardi dari Bali United, Adrien Maxime Alain Chalias dari Bali United, dan Neo Putu Satria Pande dari Pelita Jaya Jakarta. Dengan pemangkasan ini, skuad Timnas Basket Putra kini menyisakan 18 pemain dari total 24 nama yang sebelumnya dipanggil untuk TC awal.
Manajer Timnas Putra Senior, Rivaldo Tandra Pangesthio, menjelaskan bahwa proses seleksi ini adalah tentang memilih "yang terbaik dari yang terbaik" dan mencari pemain yang paling cocok dengan "gaya bermain" yang diinginkan oleh Coach Dave Singleton. Rivaldo juga menekankan bahwa pemain yang tereliminasi bukan berarti tidak bagus, melainkan semata-mata didasarkan pada kecocokan dengan sistem permainan yang dikembangkan Singleton. Singleton sendiri berupaya menciptakan suasana yang kompetitif selama TC berlangsung.
Timnas Basket Putra Indonesia ditargetkan untuk kembali meraih medali emas pada SEA Games 2025 di Thailand, yang akan berlangsung pada 9-20 Desember mendatang. Target ini muncul setelah tim putra gagal meraih medali pada SEA Games 2023 di Kamboja, namun sebelumnya berhasil meraih emas di SEA Games 2021 di Vietnam.
Sebagai bagian dari persiapan lebih lanjut, 18 pemain yang tersisa dijadwalkan akan menjalani program uji coba di Australia pada bulan Oktober ini, menghadapi tim-tim NBL1 Australia. Nantinya, dari 18 pemain ini akan dipilih 12 pemain terbaik yang akan mewakili Merah Putih di ajang multi-event Asia Tenggara tersebut. Perlu dicatat bahwa dalam seleksi awal ini, seluruh pemain yang dipanggil adalah pemain lokal, tanpa ada pemain naturalisasi yang disertakan, sesuai dengan regulasi SEA Games 2025 Thailand yang membatasi pemain naturalisasi hanya bagi mereka yang memiliki paspor sebelum usia 16 tahun.