Bos Bayern Peringatkan: Wirtz Takkan Lebih Cemerlang di Anfield

Petinggi Bayern Munich, Uli Hoeness, kembali melontarkan kritik keras terhadap kepindahan Florian Wirtz ke Liverpool, menyatakan bahwa gelandang muda Jerman itu "tidak lebih baik di Liverpool" dan bahkan merasa "sangat kasihan" atas situasinya. Komentar tajam Hoeness ini muncul di tengah musim yang sulit bagi Liverpool, setelah mereka merekrut Wirtz dari Bayer Leverkusen pada Juni 2025 dengan biaya yang berpotensi mencapai £116 juta.
Hoeness, Presiden Kehormatan Bayern Munich, mengklaim bahwa musim "bencana" Liverpool, meskipun telah menghabiskan sekitar €500 juta, disebabkan oleh komposisi skuad mereka. Menurutnya, tim tersebut hanya memiliki "superstar" atau "kepala suku" dan tidak ada "pekerja" yang memadai. "Saya selalu mengatakan: di Liverpool, mereka akan segera harus bermain dengan lima bola karena para bintang tidak mau melepaskan salah satunya," ujar Hoeness.
Dia secara spesifik menyebut nama Mohamed Salah dan Dominik Szoboszlai sebagai contoh pemain yang terlalu egois. "Kasihan Florian Wirtz, dia bahkan tidak mendapatkan bola di sana karena [Mohamed] Salah dan [Dominik] Szoboszlai dan semua yang lainnya ingin bermain dengan bola mereka sendiri," tambahnya.
Hoeness juga menuduh manajer Liverpool, Arne Slot, tidak menepati janji yang dibuat kepada Wirtz. Ia mengklaim Slot diduga menjanjikan bahwa tim baru akan dibangun di sekelilingnya, namun kenyataannya tim "jelas tidak bermain di sekitar Florian Wirtz." Ia membandingkan situasi Wirtz saat ini dengan masanya di Bayer Leverkusen, di mana "segala sesuatu berjalan melaluinya."
Pernyataan Hoeness ini merupakan bagian dari serangkaian komentar dari kubu Bayern Munich sejak mereka gagal mendapatkan tanda tangan Wirtz. Sebelumnya, mantan CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, juga telah menyatakan kekecewaannya dan menyesali kegagalan Bayern merekrut Wirtz, bersikeras bahwa bintang Jerman itu "akan lebih baik di Bayern daripada di Liverpool." Ketertarikan Bayern terhadap Wirtz telah terungkap selama berbulan-bulan, dengan klub tersebut secara terbuka menyatakan ambisinya untuk membawa talenta Jerman terbaik ke Allianz Arena. Meskipun demikian, Wirtz memilih petualangan baru di Liga Primer Inggris, menyebut keinginannya untuk "sesuatu yang sama sekali baru" dan "keluar dari Bundesliga" sebagai alasan utamanya.