Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Perebutan Tiket Piala Asia U-16: Srikandi Basket Indonesia Berjuang di Vietnam

Admin 27 Dec 2025

Perebutan Tiket Piala Asia U-16: Srikandi Basket Indonesia Berjuang di Vietnam

Tim Nasional Bola Basket Putri Indonesia U-16 mencetak sejarah baru dengan meraih medali perunggu pada FIBA U-16 Women's Asia Cup 2025 Division B yang berakhir pada 19 September 2025 di Seremban, Malaysia. Prestasi ini merupakan puncak dari jalur kualifikasi yang dominan, dimulai dengan kemenangan sapu bersih di Kualifikasi SEABA di Hanoi, Vietnam, pada Mei 2025. Keberhasilan ini menandai raihan medali pertama Indonesia dalam ajang Piala Asia U-16 Putri, menegaskan potensi generasi muda bola basket putri Tanah Air di kancah regional.

Sebelum melangkah ke Malaysia, skuad asuhan pelatih Marlina Herawan menunjukkan performa impresif di FIBA U16 Women's Asia Cup SEABA Qualifiers di Hanoi, Vietnam, yang berlangsung 14-18 Mei 2025. Indonesia berhasil menyapu bersih seluruh laga dengan rekor 4-0, mengalahkan Vietnam 91-38, Thailand 65-38, Malaysia 58-50, dan Singapura 81-51. Kemenangan telak ini mengamankan tiket bagi Indonesia untuk berkompetisi di Divisi B Piala Asia, bersaing dengan tim-tim kuat dari kawasan Asia lainnya. Pemusatan latihan intensif kemudian digelar di GOR CLS Surabaya sejak 1 Juli 2025, melibatkan 25 pemain yang kemudian diciutkan menjadi 12 pemain inti untuk berkompetisi di Malaysia.

Dalam perjalanannya di Seremban, Malaysia, pada 13-28 September 2025, timnas U-16 Putri Indonesia menghadapi lawan-lawan tangguh. Setelah melalui fase grup dan babak kualifikasi ke semifinal, Indonesia berhasil menaklukkan Uzbekistan 77-52. Meskipun langkah mereka terhenti di semifinal setelah dikalahkan India, tim Garuda Muda bangkit di perebutan tempat ketiga dengan mengalahkan Hong Kong 51-30 pada 19 September 2025, mengunci medali perunggu bersejarah. Christopher Tanuwidjaja, Wakil Ketua Umum PERBASI Bidang Sumber Daya Manusia, menyoroti peningkatan signifikan tim, mengingat tiga tahun sebelumnya tim U-16 putri Indonesia hanya mampu finis di posisi ketujuh.

Ketua Umum DPP Perbasi, Budisatrio Djiwandono, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini, menyatakan bahwa tim telah membuktikan Indonesia layak bersaing di level Asia. "Lolosnya Timnas Putri ke FIBA U-16 Women's Asia Cup 2025 ini merupakan prestasi yang membanggakan. Dengan mental bertanding yang kuat, kemampuan teknik yang terukur, serta kekuatan fisik yang luar biasa, membuat Timnas putri kami mampu menaklukkan semua lawan," ujar Budisatrio. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan instan, tetapi juga sinyal kuat bagi masa depan bola basket putri Indonesia. Christopher Tanuwidjaja meyakini bahwa tidak akan lama lagi Indonesia dapat menembus Divisi A.

Namun, pengembangan bola basket putri di Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah tantangan struktural. Kurangnya eksposur media dibandingkan dengan tim putra berdampak pada minimnya sponsor dan minat publik. Selain itu, infrastruktur latihan yang belum memadai di banyak daerah serta inkonsistensi liga profesional putri menjadi hambatan dalam pembinaan bakat. Budisatrio Djiwandono, sejak menjabat Ketua Umum PP Perbasi periode 2024-2028, telah membawa misi besar untuk mengangkat basket Indonesia menuju industri olahraga berkelanjutan dan berprestasi di kancah internasional, termasuk fokus pada pembentukan liga basket putri yang profesional. Kesuksesan tim U-16 ini menambah momentum positif, menyusul sejarah emas timnas putri senior di SEA Games 2023, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak dukungan dan investasi untuk pengembangan talenta muda. Dengan keberhasilan ini, harapan besar kini tersemat pada para pemain muda seperti Joanne Giovanni, Inez Angelina Welly, dan Fiorenza Celesta untuk terus berkembang dan membawa Indonesia ke panggung basket internasional yang lebih tinggi.