Thomas Frank: Wawancara Maraton MU dan Chelsea dalam 24 Jam

Thomas Frank, pelatih yang kini menukangi Tottenham Hotspur, baru-baru ini mengungkapkan pengalaman mengejutkan ketika dirinya diwawancarai oleh dua raksasa Liga Inggris, Manchester United dan Chelsea, dalam satu hari di bulan Mei 2024. Peristiwa langka tersebut terjadi saat Frank masih menjabat sebagai pelatih kepala Brentford.
Frank menceritakan bahwa pada 24 Mei 2024, sehari sebelum final Piala FA antara Manchester United dan Manchester City, ia pertama kali bertemu dengan salah satu pemilik Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, di garasi sang taipan di London. Beberapa jam kemudian, ia bergerak melintasi ibu kota untuk menghadiri wawancara dengan perwakilan Chelsea di Mayfair Hotel.
Mantan manajer Brentford itu menggambarkan momen tersebut sebagai sesuatu yang "unik" dan "luar biasa," seraya menambahkan bahwa ia merasa terkejut bisa dipertimbangkan oleh dua dari sepuluh klub terbesar di dunia. Ia mengenang berjalan-jalan di Battersea Park di antara kedua wawancara, merenungkan perjalanannya dari Frederiksværk, Denmark, hingga berada dalam situasi tersebut.
Meskipun mendapat minat serius dari kedua klub, Thomas Frank pada akhirnya tidak mendapatkan salah satu posisi tersebut. Manchester United pada waktu itu memutuskan untuk tetap mempertahankan Erik ten Hag, meskipun kemudian memecatnya pada Oktober 2024 dan menunjuk Ruben Amorim pada November 2024 sebagai penggantinya. Sementara itu, Chelsea menunjuk Enzo Maresca sebagai manajer baru mereka.
Frank sendiri tetap di Brentford untuk satu musim berikutnya setelah wawancara tersebut. Ia akhirnya meninggalkan klub berjuluk The Bees pada Juni 2025 untuk mengambil alih posisi manajer di Tottenham Hotspur, setelah tujuh tahun yang sukses di Brentford, termasuk membawa mereka promosi ke Premier League pada 2021 dan dua kali finis di posisi 10 besar. Di bawah kepemimpinannya, Tottenham saat ini berada di posisi kelima di Liga Inggris setelah 11 pertandingan musim ini.