Griezmann vs. Barcelona: Menguak Kutukan Statistik yang Mengejutkan

Antoine Griezmann, salah satu penyerang paling disorot di dunia sepak bola, terus dihantui performa kurang menguntungkan setiap kali berhadapan dengan Barcelona, terutama setelah kepindahannya yang penuh gejolak. Kisah Griezmann melawan Blaugrana menjadi narasi yang ironis, mencerminkan ekspektasi tinggi yang tak terpenuhi dan kembalinya ke klub lama dengan catatan yang belum membaik di depan gawang mantan timnya.
Perjalanannya dimulai dengan saga transfer senilai €120 juta ke Camp Nou pada Juli 2019, yang saat itu menjadikannya salah satu pembelian termahal Barcelona. Harapannya adalah ia akan membentuk trio penyerang yang menakutkan bersama Lionel Messi dan Luis Suárez. Namun, periode Griezmann di Barcelona, dari 2019 hingga 2022, sebagian besar dianggap gagal jika dibandingkan dengan harga dan reputasinya. Ia kesulitan menemukan posisi dan ritme bermain, terlebih dengan kehadiran dua megabintang lainnya. Bahkan, dalam beberapa pertandingan krusial, ia sering dicadangkan atau baru dimainkan di menit-menit akhir. Mantan bek Barcelona, Samuel Umtiti, mengakui kecerdasan dan etos kerja Griezmann, namun tidak yakin apa yang menyebabkan kegagalannya, menyinggung "lingkungan, pelatih, dan faktor lain". Selama berseragam Barcelona, Griezmann hanya mencetak 22 gol dari 74 penampilan di LaLiga. Menariknya, ia sempat mencetak gol ke gawang Atletico Madrid di Supercopa de España 2019-2020 dan sebuah gol krusial di Liga Champions melawan Napoli saat masih membela Barcelona.
Setelah kembali ke Atletico Madrid, klub yang membesarkan namanya, "nasib apes" Griezmann melawan Barcelona justru semakin terlihat jelas. Secara keseluruhan, Griezmann hanya mencatatkan 2 gol dan 2 assist dalam 25 penampilan La Liga sepanjang kariernya melawan Barcelona. Namun, yang paling menonjol adalah rekornya setelah kembali ke Atletico Madrid, di mana ia belum pernah mencetak gol ke gawang Barcelona dalam 15 pertandingan La Liga.
Momen ketidakberuntungan ini kembali terjadi dalam pertandingan LaLiga terbaru pada 3 Desember 2025, ketika Atletico Madrid takluk 3-1 dari Barcelona di Camp Nou. Griezmann, yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-75, sempat mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol. Namun, sentuhan akhirnya melebar tipis dari gawang, menambah daftar panjang kegagalannya membobol gawang mantan klubnya di liga. Meskipun ada satu pengecualian di masa lalu, di mana Griezmann mencetak dua gol krusial saat masih di Atletico pada Liga Champions 2016 untuk menyingkirkan Barcelona, performa Griezmann setelah meninggalkan Camp Nou secara konsisten menunjukkan tantangan besar saat bertemu Barcelona.
Statistik tersebut menguatkan narasi bahwa Barcelona telah menjadi lawan yang sulit ditaklukkan bagi Antoine Griezmann, dengan periode di Camp Nou yang jauh dari gemilang dan kesulitan mencetak gol yang terus berlanjut setiap kali ia berhadapan dengan mereka di kancah domestik sejak kepulangannya ke Atletico.