Hansi Flick Berhasrat Miliki Raphinha

Manajer Barcelona Hansi Flick secara terbuka mengungkapkan rasa kehilangannya terhadap penyerang sayap Raphinha menyusul absennya sang pemain akibat cedera, sekaligus menegaskan pentingnya pemain Brasil itu dalam filosofi taktisnya. Pernyataan ini muncul saat Raphinha perlahan kembali ke skuad utama setelah dua bulan menepi karena cedera hamstring.
Flick mengakui bahwa "kesalahan" telah terjadi dalam proses pemulihan Raphinha, namun dia tidak menyalahkan staf medis klub. Pelatih asal Jerman itu menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kembalinya Raphinha, dan dia melihat "perbedaan" yang dibawa sang pemain ke dalam tim, bahkan dari menit bermain yang singkat. Raphinha sendiri masuk sebagai pemain pengganti selama sembilan menit dalam kemenangan 4-0 Barcelona atas Athletic Club di LaLiga pada 22 November. Ia diperkirakan akan menjadi starter untuk pertama kalinya sejak pulih dari cedera dalam pertandingan melawan Deportivo Alavés pada 29 November.
Di bawah asuhan Hansi Flick, peran taktis Raphinha di Barcelona telah berkembang pesat. Sang pemain Brasil ini sebelumnya mengungkapkan bahwa ia merasa tampil lebih baik di bawah Flick dibandingkan dengan Xavi, karena pelatih baru memberinya kepercayaan diri yang besar dan melatihnya dengan cara yang memberikan lebih banyak kebebasan. Raphinha mencetak hat-trick pertamanya untuk Barcelona di bawah Flick dan mengalami "musim terobosannya" pada 2024-25, di mana ia menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa dengan 35 gol dan 24 assist, menjadikannya pemain dengan kontribusi gol terbanyak di lima liga top Eropa. Perubahan taktis ini membuat Raphinha bergeser dari peran sayap tradisional menjadi posisi yang lebih sentral, terkadang sebagai penyerang kedua atau pemain nomor 10, yang memungkinkannya mengeksploitasi ruang dan melakukan lari diagonal. Flick sendiri dikenal dengan filosofi sepak bolanya yang menekankan pressing tinggi, transisi cepat, dan permainan posisi, di mana penyerang sayap memiliki peran krusial dalam meregangkan pertahanan lawan.
Meskipun performanya meningkat pesat di bawah Flick dan adanya laporan mengenai potensi perpanjangan kontrak pada Mei 2025, masa depan Raphinha di Camp Nou masih menjadi subjek spekulasi. Klub-klub Liga Pro Saudi dilaporkan masih mengincar Raphinha untuk jendela transfer musim panas 2026. Barcelona juga disebut tengah mempertimbangkan alternatif seperti Pedro Neto sebagai calon pengganti jika Raphinha memutuskan untuk pergi. Sebelumnya, Raphinha sempat mempertimbangkan untuk meninggalkan Barcelona sebelum kedatangan Flick, namun intervensi pelatih Jerman itu meyakinkannya untuk bertahan dan mengubah kariernya.