Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Langkah Sabar/Reza Terhenti di BWF World Tour Finals 2025 Usai Dikalahkan Kim/Seo

Admin 27 Dec 2025

Langkah Sabar/Reza Terhenti di BWF World Tour Finals 2025 Usai Dikalahkan Kim/Seo

Hangzhou, Tiongkok – Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, gagal menembus babak final BWF World Tour Finals 2025 setelah takluk dari unggulan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, di babak semifinal yang berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025. Hasil pertandingan ini mengakhiri perjuangan wakil Indonesia di turnamen penutup musim bulutangkis elite dunia tersebut.

Kim/Seo, yang menduduki peringkat satu dunia dan telah mengumpulkan sembilan gelar musim ini termasuk French Open 2025 dan Kejuaraan Dunia BWF 2025, menunjukkan dominasi mereka dengan kemenangan dua gim langsung. Mereka mengalahkan Sabar/Reza dengan skor 21-9, 21-11 dalam durasi 28 menit di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium. Kemenangan ini juga mengulang keberhasilan mereka atas Sabar/Reza di fase grup BWF World Tour Finals 2025 dengan skor 22-20, 21-17.

Perjalanan Sabar/Reza ke semifinal BWF World Tour Finals 2025 merupakan pencapaian signifikan bagi pasangan non-pelatnas ini, yang sebelumnya menempati peringkat ketujuh dunia pada Maret 2025. Mereka berhasil menembus turnamen bergengsi ini setelah mencatatkan sejumlah prestasi impresif sepanjang tahun 2024 dan 2025, termasuk meraih medali emas ganda putra di SEA Games 2025 Thailand setelah mengalahkan pasangan unggulan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di final. Pada tahun 2024, mereka juga menjadi runner-up Hong Kong Open dan juara Spain Masters.

Dominasi Kim/Seo di musim 2025 semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu pasangan ganda putra terbaik di dunia, bahkan menyamai rekor 10 gelar dalam satu tahun kalender yang sebelumnya dipegang oleh legenda Tiongkok Li Yong Bo/Tian Bing Yi pada tahun 1988, sebelum meraih gelar ke-11 mereka di BWF World Tour Finals 2025. Seo Seung-jae sendiri juga memiliki rekor dua gelar ganda terbanyak di BWF World Tour Finals. Konsistensi mereka, yang disebut-sebut berasal dari kombinasi unik dan pengalaman rangkap di ganda campuran, membuat mereka menjadi momok utama di kategori ganda putra.

Kekalahan Sabar/Reza menyoroti tantangan yang dihadapi pasangan-pasangan non-pelatnas dalam mempertahankan performa puncak di level tertinggi, meskipun mereka telah membuktikan kemampuan untuk bersaing dengan elit dunia. Hasil ini juga menggarisbawahi perlunya dukungan dan sistematisasi yang lebih kuat untuk talenta-talenta di luar pelatnas agar dapat terus berprestasi dan bersaing di panggung global secara konsisten. Meskipun demikian, penampilan Sabar/Reza di BWF World Tour Finals 2025 menandai potensi besar yang mereka miliki untuk masa depan bulutangkis Indonesia.