Harry Kane Mati Kutu di Kandang Arsenal

Pekan ini, fokus perhatian di Emirates Stadium tertuju pada performa Harry Kane, striker andalan Bayern Munich, yang tampaknya "hilang" dari pengaruhnya dalam pertandingan Liga Champions melawan Arsenal. Meskipun Bayern Munich mengalami kekalahan 1-4 dari Arsenal dalam pertandingan North London Derby Premier League 2025-2026 pada 24 November, Kane sendiri adalah bagian dari tim Bayern Munich yang menghadapi Arsenal di Liga Champions pada 26 November 2025. Laporan menyebutkan bahwa Kane memiliki "malam yang tenang" di London Utara.
Sebelum pertandingan Liga Champions ini, Kane memiliki rekor gol yang luar biasa melawan Arsenal, mencetak 15 gol dalam 21 penampilan karier di semua kompetisi. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak bagi tim tamu di Emirates Stadium dengan enam gol, yang dicetak baik saat bermain untuk Tottenham Hotspur maupun Bayern Munich. Bahkan, salah satu golnya di Emirates adalah penalti saat Bayern bermain imbang 2-2 melawan Arsenal di perempat final Liga Champions pada April 2024.
Namun, terlepas dari rekor mencetak golnya yang impresif di Emirates, Kane sendiri mengakui bahwa kemenangan di kandang Arsenal jauh lebih sulit didapat. Dalam 10 penampilan tandang melawan The Gunners, satu-satunya kemenangan timnya adalah pada pertandingan Piala EFL pada Desember 2018. Dalam sembilan pertandingan Premier League saat bersama Spurs di Emirates, ia selalu berada di pihak yang kalah sebanyak lima kali dan tidak pernah meraih kemenangan. Lima dari enam golnya di Emirates juga berasal dari titik penalti, dan tidak ada satupun yang mengantarkan timnya meraih kemenangan.
Dalam pertandingan North London Derby yang dimainkan oleh Tottenham di Emirates, seringkali Kane mendapati dirinya kesulitan untuk memberi dampak. Misalnya, pada kekalahan 0-2 Tottenham dari Arsenal pada November 2017, Kane diganti pada menit ke-74 setelah tampil di bawah standar. Ia hanya mencatat lima tembakan, dengan dua di antaranya tepat sasaran dan tidak benar-benar mengancam gawang Petr Cech. Pergerakannya saat mencoba mengalahkan pemain lawan disebut "malas dan tidak imajinatif", seringkali mengakibatkan hilangnya penguasaan bola. Shkodran Mustafi bahkan berhasil memblok peluang terbaik Kane di babak kedua dalam pertandingan tersebut.
Kinerja Kane yang kurang efektif di beberapa pertandingan tandang melawan Arsenal telah menjadi topik pembahasan, terutama mengingat reputasinya sebagai salah satu striker paling produktif di dunia. Meski telah mencetak banyak gol di sana, sulitnya meraih kemenangan di Emirates Stadium tetap menjadi narasi yang melekat pada performanya di markas rival sekota tersebut. Harry Kane sendiri sebelumnya telah menyatakan bahwa menonton Premier League menjadi "kurang menyenangkan" karena adanya tren set-piece yang ia kaitkan langsung dengan Arsenal. Meskipun Kane sangat produktif di Bayern Munich dengan 24 gol dan 3 assist dalam 18 pertandingan musim ini, serta timnya yang tak terkalahkan di setiap kompetisi sebelum pertandingan Liga Champions melawan Arsenal pada November 2025, performa di Emirates tampaknya menjadi pengecualian. Dalam pertandingan pada 26 November 2025, Kane dinilai hanya "diam" dan tidak banyak menguji David Raya karena Arsenal mengendalikan jalannya pertandingan di babak kedua, meskipun Bayern Munich mengalami kekalahan 1-4 dari Arsenal di Premier League pada 24 November 2025.