Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Pulisic Bersakit-sakit dulu, Cetak Dua Gol Kemudian

Admin 10 Dec 2025

Pulisic Bersakit-sakit dulu, Cetak Dua Gol Kemudian

Christian Pulisic menunjukkan karakter "bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian" yang luar biasa saat ia bangkit dari kondisi sakit dan bangku cadangan untuk mencetak dua gol penting, mengantar AC Milan meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Torino pada Senin lalu, sekaligus membawa Rossoneri kembali ke puncak klasemen Serie A.

Bintang asal Amerika Serikat itu dilaporkan "terkulai lemas di tempat tidur" hanya dua hari sebelum pertandingan karena gejala flu, sebuah kondisi yang membuatnya diragukan tampil. Selain itu, Pulisic memang telah menghadapi serangkaian masalah fisik musim ini, termasuk cedera hamstring dan otot yang membuatnya absen dalam lima pertandingan sebelumnya, serta masalah betis dan pergelangan kaki pada akhir 2024 dan awal 2025. Namun, ia menunjukkan ketahanan mental dan fisik yang luar biasa untuk menjadi pahlawan Milan di Stadio Olimpico Grande Torino.

Pertandingan dimulai dengan buruk bagi Milan, yang tertinggal 2-0 hanya dalam 17 menit setelah gol-gol dari Nikola Vlašić melalui penalti dan Duvan Zapata. Adrien Rabiot sempat memperkecil ketertinggalan dengan tendangan jarak jauh yang spektakuler. Namun, titik balik sesungguhnya terjadi pada menit ke-66 ketika Pulisic masuk menggantikan Davide Bartesaghi.

Dampak Pulisic terasa instan. Hanya satu menit setelah masuk lapangan, atau bahkan 35 detik menurut beberapa laporan, ia berhasil menyamakan kedudukan dari jarak dekat, mencetak gol pertamanya dengan sentuhan pertamanya. Kemudian, sepuluh menit berselang, ia melengkapi kebangkitan Milan dengan gol keduanya, mengkonversi umpan silang rendah untuk membawa timnya unggul 3-2. Pulisic bahkan sempat nyaris mencetak hat-trick, namun dianulir karena offside.

Performa heroik Pulisic di laga tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin krusial, tetapi juga mengirim AC Milan kembali ke posisi teratas klasemen Serie A. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan (MVP). Brace tersebut juga menandai pencapaian pribadi terbaiknya, dengan 13 gol di liga untuk Milan sepanjang tahun 2025, angka tertinggi dalam karier klubnya dalam satu tahun kalender. Tingkat golnya yang luar biasa, dengan rata-rata satu gol setiap 64 menit di Serie A, menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling efektif di Eropa, hanya kalah dari Harry Kane di antara pemain yang mencetak setidaknya lima gol.

"Dua hari lalu saya terbaring lemas di tempat tidur, tetapi hari ini saya merasa jauh lebih baik, dan saya sangat senang bisa datang ke sini dan membantu tim," ujar Pulisic kepada Sky Sport Italia. Kehadiran Pulisic dianggap krusial bagi Rossoneri, dengan julukan "Captain America" yang selalu siap menyelamatkan tim dan deskripsi "penembak jitu" oleh asisten pelatih Massimiliano Allegri, Marco Landucci. Kemampuannya untuk bangkit dari kesulitan dan memberikan dampak instan telah menjadi dorongan besar bagi ambisi Milan di Liga Italia.