Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Detik-Detik Marshal F1 Lolos dari Maut di GP Meksiko

Admin 18 Nov 2025

Detik-Detik Marshal F1 Lolos dari Maut di GP Meksiko

Sebuah insiden mengerikan nyaris merenggut nyawa dua marshal lintasan di Grand Prix Meksiko Formula 1, melibatkan pembalap Racing Bulls, Liam Lawson. Momen berbahaya tersebut terjadi pada putaran ketiga balapan ketika Lawson, yang baru saja keluar dari pit, menemukan dua marshal sedang berlari melintasi lintasan di Tikungan 1.

Insiden bermula ketika Lawson terpaksa masuk pit pada lap pertama setelah mengalami kerusakan sayap depan akibat kontak dengan Carlos Sainz dari tim Williams. Saat kembali ke lintasan dengan ban keras, Lawson mendekati Tikungan 1 di Autódromo Hermanos Rodríguez dan tiba-tiba melihat dua petugas lintasan sedang membersihkan serpihan. Ia harus mengerem mendadak untuk menghindari tabrakan, dengan salah satu marshal nyaris tertabrak mobilnya yang melaju kencang.

Reaksi Lawson di radio tim langsung menunjukkan keterkejutan dan kemarahannya. "Ya Tuhan, apa Anda bercanda? Apakah Anda baru saja melihat itu? Saya bisa saja membunuh mereka!" Pembalap Selandia Baru berusia 23 tahun itu menggambarkan kejadian tersebut sebagai "sangat berbahaya" dan "tidak dapat diterima," menegaskan bahwa pasti ada kesalahan komunikasi di suatu tempat. Lawson kemudian memilih mundur dari balapan tak lama setelah insiden itu karena kerusakan lanjutan pada mobilnya.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) segera mengklarifikasi dan menyelidiki insiden tersebut. Menurut FIA, setelah insiden di Tikungan 1, Race Control diberitahu tentang adanya serpihan di lintasan. Para marshal awalnya disiagakan untuk masuk dan membersihkan setelah semua mobil melewati tikungan. Namun, instruksi untuk memberangkatkan marshal dibatalkan segera setelah diketahui bahwa Lawson telah masuk pit. Meskipun bendera kuning ganda telah dikibarkan di area tersebut, keberadaan marshal di lintasan tetap menjadi pertanyaan.

Organisasi Automobil Meksiko (OMDAI), badan pengatur FIA di Meksiko, sempat menyalahkan Lawson, mengklaim bahwa pembalap tersebut tidak cukup memperlambat laju mobilnya di bawah bendera kuning ganda. Namun, FIA membantah klaim ini. Setelah menganalisis telemetri, FIA mengonfirmasi bahwa Lawson "melambat dengan tepat dan bereaksi dengan benar terhadap bendera kuning ganda yang ditampilkan di area tersebut," mengerem lebih awal dan melaju secara signifikan lebih lambat dari kecepatan balap ke Tikungan 1. FIA menyatakan bahwa Lawson tidak bersalah dalam insiden ini dan menekankan pentingnya keselamatan marshal dan pembalap. Mereka juga berkomitmen untuk meninjau ulang mekanisme komunikasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.