SEA Games 2025: Kamboja Mundur, Indonesia Kini Segrup Myanmar dan Filipina

Tim Nasional U-23 Indonesia akan memulai perjuangan mereka mempertahankan medali emas sepak bola putra di SEA Games 2025 Thailand dari Grup C, menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Myanmar, Filipina, dan Singapura. Undian grup yang berlangsung pada 19 Oktober 2025 di Bangkok, Thailand, ini juga diwarnai dengan kabar mengejutkan mundurnya Kamboja dari delapan cabang olahraga, termasuk sepak bola putra.
Pengunduran diri Kamboja diumumkan secara resmi pada 26 November 2025 oleh Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) kepada Federasi SEA Games Asia Tenggara (SEAGF) dan Komite Penyelenggara SEA Games Thailand (THASOC). Alasan utama yang disebutkan adalah "masalah keamanan yang signifikan" di tengah ketegangan perbatasan yang sedang berlangsung dengan Thailand, serta pertimbangan terkait banjir yang melanda Provinsi Songkhla, salah satu lokasi penyelenggaraan. Akibat keputusan ini, Kamboja hanya akan berpartisipasi dalam 13 dari 21 cabang olahraga yang semula direncanakan.
Dampak langsung dari mundurnya Kamboja adalah perubahan komposisi Grup A cabang olahraga sepak bola putra. Grup tersebut kini hanya menyisakan tuan rumah Thailand dan Timor Leste. Untuk mengatasi ketidakseimbangan ini dan menghindari pengundian ulang secara keseluruhan, Thailand telah mengusulkan pemindahan Singapura dari Grup C ke Grup A. Jika proposal ini disetujui oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), maka akan terbentuk tiga grup yang masing-masing dihuni oleh tiga tim.
SEA Games ke-33 sendiri akan diselenggarakan di Thailand mulai 9 hingga 20 Desember 2025, dengan Bangkok, Chonburi, dan Songkhla (meskipun ada penyesuaian lokasi karena banjir) sebagai kota tuan rumah. Indonesia U-23, yang datang sebagai juara bertahan setelah meraih medali emas di SEA Games 2023 Kamboja dengan mengalahkan Thailand di final, akan berada di bawah asuhan pelatih Indra Sjafri. Indra Sjafri telah memulai persiapan awal dengan menggelar pemusatan latihan dan pertandingan persahabatan, demi mempersiapkan 23 pemain terbaik untuk mempertahankan supremasi sepak bola Indonesia di ajang multicabang terbesar Asia Tenggara ini.