Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Fespati Umumkan Kejurnas Panahan Tradisional 2025: Panggung Kompetisi Pemanah Se-Indonesia

Admin 23 Nov 2025

Fespati Umumkan Kejurnas Panahan Tradisional 2025: Panggung Kompetisi Pemanah Se-Indonesia

Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) tengah menggelar Kejuaraan Nasional Terbuka Panahan Tradisional Ground dan Hunting 2025. Ajang bergengsi ini menjadi wadah kompetisi bagi ribuan atlet dari berbagai penjuru tanah air.

Salah satu puncak kegiatan tersebut adalah Fespati National Open Archery Championship 2025 yang berlangsung pada 22 hingga 23 November 2025 di The Hub Indonesia, Cibubur. Kejuaraan ini menarik partisipasi ratusan hingga ribuan atlet dari 34 provinsi, yang berlaga dalam berbagai kategori usia, mulai dari U9, U12, U15, umum putra-putri, hingga kategori hunting yang menantang kemampuan panahan tradisional. Penyelenggara menjelaskan bahwa kejuaraan ini dirancang untuk memperkuat pembinaan olahraga panahan, baik tradisional maupun modern, sekaligus menyediakan ruang kompetisi terukur bagi generasi muda. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan World Ethnosport, serta masuk dalam jalur prestasi Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS), menjadikan setiap capaian atlet sebagai rekam jejak prestasi resmi. Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Azkia Namira dari Kabupaten Ciamis, yang berhasil memborong tiga prestasi di kategori U12, yaitu Juara Umum 3, Juara Kualifikasi 3, dan Juara 1 Kategori Hunting.

Sepanjang tahun 2025, Fespati telah aktif menyelenggarakan berbagai kompetisi panahan tradisional di tingkat regional maupun nasional. Pada 12 Oktober 2025, Liga Panahan Tradisional Fespati 2025 sukses digelar di Kabupaten Kebumen, di mana tujuh atlet dari MAN 2 Kebumen berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Mereka meraih juara 1 pada kategori Liga Fespati 2025 U18 jarak 20 meter atas nama Fauf Zaidan Nur Cahyo dan Arkam Salim untuk kategori pemula jarak 10 meter. Lima atlet lainnya juga berhasil meraih juara ketiga di berbagai kategori.

Selain itu, Fespati juga menunjukkan dominasinya di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 yang diselenggarakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Juli 2025. Dalam ajang tersebut, Fespati berhasil menjadi Juara Umum dengan perolehan enam medali emas, empat perak, dan dua perunggu dari 16 kategori yang dipertandingkan. Provinsi Kalimantan Timur, dengan dukungan KORMI dan Dispora setempat, berupaya memajukan olahraga panahan tradisional ini. Berbagai seleksi daerah (selekda) juga telah diselenggarakan oleh Fespati provinsi, seperti Fespati DKI Jakarta dan Fespati Sanggau, untuk menjaring atlet-atlet terbaik menuju FORNAS VIII 2025.

Fespati berharap ajang seperti ini dapat terus mencetak atlet panahan tradisional yang mumpuni, serta mampu memperkenalkan identitas panahan Nusantara ke kancah internasional. Fespati juga telah bersinergi dengan Organisasi Ethnosport Dunia yang bermarkas di Turki, yang menaungi olahraga tradisional di seluruh dunia. Dalam penyelenggaraan kejuaraan ini, Fespati turut melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) peralatan panahan tradisional dari berbagai daerah untuk menampilkan hasil karya mereka, seperti busur, anak panah, target tradisional, serta aksesori pendukung lainnya.