Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Usai Jamu PSIM, Persija Desak Jakarta Jadi Kandang Abadi, Akhiri Status Tim Nomaden

Admin 30 Nov 2025

Usai Jamu PSIM, Persija Desak Jakarta Jadi Kandang Abadi, Akhiri Status Tim Nomaden

Persija Jakarta telah menegaskan kembali harapan mereka untuk tidak lagi "terusir" dari ibu kota setelah berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat, 28 November 2025, ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan ulang tahun ke-97 klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Laga tersebut juga mencatatkan rekor jumlah penonton terbanyak di musim ini, mencapai 56.100 suporter yang sebagian besar adalah The Jakmania, membanjiri stadion untuk merayakan hari jadi tim kesayangan mereka.

Namun, di balik perayaan tersebut, masih tersimpan kerinduan mendalam dari Persija untuk memiliki kandang yang stabil di Jakarta. Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyuarakan harapannya agar tim dapat kembali menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) setelah pertandingan di GBK ini. Hal ini menyusul rentetan pertandingan kandang yang harus dimainkan Persija di luar Jakarta. Sebelumnya, Macan Kemayoran telah melakoni tujuh laga kandang di luar ibu kota sejak terakhir kali bermain di JIS pada 14 September lalu saat menjamu Bali United.

Ketersediaan stadion memang telah menjadi masalah berulang bagi Persija. Pada musim ini, mereka terpaksa menggunakan beberapa stadion di luar Jakarta seperti Stadion Manahan di Solo, Stadion Sultan Agung di Bantul, Stadion Pakansari di Bogor, dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi. Meskipun JIS telah resmi ditetapkan sebagai "Home of Persija" melalui nota kesepahaman (MoU) dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Februari 2025, kondisi rumput lapangan JIS kerap menjadi kendala utama yang menyebabkan Persija tidak dapat menggunakannya. Selain itu, jadwal konser juga sering berbenturan dengan agenda pertandingan sepak bola, menambah daftar panjang permasalahan kandang Persija.

Pada Juni 2025, Persija sempat membatalkan rencana pembangunan stadion sendiri setelah mendapat jaminan dari Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang menyatakan bahwa JIS memang dibangun untuk Persija dan harus dimanfaatkan secara optimal. Meskipun demikian, klub masih terus berjuang menghadapi kenyataan harus berpindah-pindah kandang. Pelatih Persija, Mauricio Souza, bahkan sempat mengungkapkan rasa rindunya untuk bermain di JIS dan di hadapan para suporter The Jakmania.

Dengan kemenangan penting di kandang Jakarta dan dukungan luar biasa dari suporter, harapan Persija untuk segera menetap di JIS semakin menguat. Namun, realisasi janji dan komitmen ini masih sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur stadion, terutama kondisi rumput JIS, agar tim kebanggaan ibu kota tidak lagi menjadi tim musafir.