Indonesia Ukir Prestasi Emas di Kejuaraan Finswimming Indoor Asia

Tim nasional finswimming Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih total lima medali emas dalam ajang 2025 CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor dan Asian Junior Finswimming Competition – South East Zone. Kejuaraan ini diselenggarakan di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 16 hingga 19 November 2025, menandai pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah untuk dua kejuaraan tersebut.
Dalam kategori senior, Indonesia sukses mengumpulkan empat medali emas. Salah satu medali emas disumbangkan oleh Bilqis Prizkyla dari Jawa Barat yang turun di nomor 400 Meter Bifins Putri, mencatatkan waktu 3 menit 59,58 detik. Janis Rosalita Supriyanto juga mempersembahkan emas di nomor 50 meter surface dengan catatan waktu 18.66 detik. Medali emas senior lainnya diraih oleh Harvey Hubert Hutasuhut di nomor 100 meter bifins, dengan waktu 42.96 detik.
Sementara itu, di kategori junior, Muhammad Dzulfikar Izzaturrahman menjadi pahlawan dengan menyumbangkan satu-satunya medali emas bagi Indonesia di nomor 200 Bi Fins Putra. Dzulfikar berhasil finis pertama dengan catatan waktu impresif 1 menit 41,42 detik, mengungguli rekan senegaranya, Frederico Owen, yang finis di posisi kedua dengan 1 menit 42,00 detik.
Secara keseluruhan, kontingen Merah Putih berhasil memborong 54 medali dari kedua kategori tersebut. Di CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor (senior), Indonesia meraih 29 medali yang terdiri dari 4 emas, 11 perak, dan 14 perunggu. Sedangkan dalam Asian Junior Finswimming Competition, tim Garuda sukses mengantongi 25 medali, yang terdiri atas 1 emas, 11 perak, dan 13 perunggu. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelumnya di Phnom Penh, Kamboja pada tahun 2024, di mana Indonesia hanya membawa pulang total tujuh medali, termasuk dua emas.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI), Nur Kholis, menyampaikan apresiasi atas hasil yang diraih para atlet. Ia juga mengungkapkan optimisme terhadap perkembangan olahraga finswimming di Indonesia, melihat potensi besar para atlet untuk terus menorehkan prestasi di masa mendatang. Nur Kholis juga menambahkan bahwa dominasi Vietnam dalam kejuaraan ini harus menjadi motivasi bagi atlet Indonesia untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.