Taufik Hidayat Blak-blakan Soal Target Emas SEA Games PBSI

Wakil Ketua Umum I Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Taufik Hidayat, angkat bicara mengenai target dua medali emas yang diemban PBSI untuk SEA Games 2025 di Thailand, sekaligus mengomentari perubahan komposisi skuad. Hidayat menegaskan bahwa keputusan penambahan beberapa atlet senior seperti Gregoria Mariska Tunjung dan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi (Sabre) ke dalam tim merupakan hasil evaluasi komprehensif dan tidak perlu menjadi polemik.
Mantan peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, menjelaskan bahwa seluruh pihak di PBSI memahami kebutuhan tim. Ia menekankan bahwa atlet yang terpilih sudah siap kapan pun untuk bertanding. Hidayat juga mengingatkan bahwa dinamika pergantian pemain dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) adalah hal yang wajar dan atlet harus selalu siap saat dipanggil untuk membela negara.
Sebelumnya, PBSI sempat menargetkan satu medali emas untuk SEA Games 2025 dengan menurunkan skuad yang didominasi pemain muda. Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kemudian meminta PBSI untuk menargetkan dua medali emas dan mengirimkan skuad terbaik. Menanggapi hal ini, PBSI, melalui Sekretaris Jenderal Ricky Subagja dan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Eng Hian, menyatakan kesiapan penuh untuk memenuhi target dua medali emas yang ditetapkan Kemenpora. Penambahan Gregoria dan Sabar/Reza disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tim demi mencapai target tersebut.
Dalam kesempatan terpisah pada awal tahun 2025, Taufik Hidayat sempat menyampaikan kritik terhadap sikap sebagian atlet bulutangkis nasional yang dinilainya kurang terbuka dalam proses evaluasi, terutama setelah hasil kurang memuaskan di Kejuaraan Bulutangkis Asia (BAC) 2025. Ia juga mengingatkan para atlet pelatnas untuk mengutamakan prestasi dan tidak "money oriented" atau manja, serta meminta PBSI untuk terus berbenah setelah hasil yang kurang memuaskan di beberapa turnamen besar pada awal tahun. Meskipun demikian, terkait persiapan SEA Games 2025, Taufik berharap fokus tetap pada persiapan dan pencapaian target tim.