Konfirmasi Uzbekistan: Peluang Timur Kapadze Latih Timnas Indonesia Masih Abu-abu

Media Uzbekistan telah memberikan konfirmasi terbaru mengenai status Timur Kapadze yang ramai dikaitkan dengan kursi pelatih Tim Nasional Indonesia. Berbagai laporan dari media-media di Uzbekistan mengindikasikan bahwa Kapadze, yang sebelumnya sukses membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026, belum dapat dipastikan akan menukangi Skuad Garuda.
Rumor mengenai Kapadze sebagai kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia mulai mencuat setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutus kontrak Patrick Kluivert. Kapadze sendiri memiliki rekam jejak yang menjanjikan, di mana ia pernah menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Uzbekistan pada Januari 2025 setelah Srecko Katanec mundur karena masalah kesehatan. Setelah itu, ia sempat menjadi asisten pelatih di bawah Fabio Cannavaro sebelum akhirnya mengundurkan diri pada November 2025, dengan alasan ingin mengejar karier sebagai pelatih kepala. Keberhasilan Kapadze membawa Uzbekistan lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia 2026 menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya masuk dalam radar PSSI.
Pada awalnya, beberapa media Uzbekistan seperti UZ Daily, melaporkan bahwa Kapadze "hampir dipastikan" akan menjalin kesepakatan dengan PSSI dan bahkan menyebut proses negosiasi telah memasuki tahap akhir. Kehadiran Kapadze di Indonesia pada Jumat (21/11/2025) juga sempat diinterpretasikan sebagai sinyal kuat akan adanya kesepakatan tersebut. Namun, dalam perkembangan terbaru, media-media Uzbekistan telah mengklarifikasi bahwa belum ada kepastian resmi.
Timur Kapadze sendiri membantah keras spekulasi yang menyebut dirinya sudah hampir diangkat sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Ia menyatakan bahwa kunjungannya ke Indonesia tidak terkait dengan sepak bola, melainkan untuk memenuhi undangan terkait pariwisata. Meskipun demikian, ia tidak menampik bahwa telah terjadi pembicaraan informal dengan pihak PSSI, namun belum ada hal konkret yang disepakati. Kapadze juga menyatakan keterbukaannya terhadap tantangan profesional yang konstruktif dan sedang mempertimbangkan semua proposal kerja sama yang masuk.
Sementara itu, PSSI melalui Ketua Umum Erick Thohir dan Wakil Ketua Umum Zainudin Amali telah mengonfirmasi bahwa federasi sudah mengantongi lima nama calon pelatih Timnas Indonesia. PSSI menegaskan bahwa mereka akan melakukan uji kelayakan dan wawancara dengan para kandidat tersebut dalam waktu dekat. Kriteria utama yang dicari PSSI adalah pelatih yang bersedia menerima target jangka pendek dan jangka panjang federasi, serta cocok dengan karakteristik skuad Timnas Indonesia saat ini. Meskipun nama-nama kandidat masih dirahasiakan, PSSI berjanji akan memilih sosok terbaik untuk memimpin Timnas Indonesia.