Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Presiden Beri Mandat Menpora: Fokus Utama Kesejahteraan Atlet

Admin 27 Nov 2025

Presiden Beri Mandat Menpora: Fokus Utama Kesejahteraan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menerima tiga arahan penting dari Presiden Prabowo Subianto mengenai prioritas kesejahteraan atlet nasional. Arahan ini disampaikan Presiden dalam rapat yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 25 November 2025 sore.

Menurut Menpora Erick Thohir, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kesejahteraan atlet harus menjadi prioritas utama. Ada tiga poin utama yang diminta Presiden untuk segera ditindaklanjuti. Pertama, terkait beasiswa atlet dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Presiden meminta agar alokasi beasiswa ini benar-benar tepat sasaran bagi para atlet berprestasi.

Kedua, Presiden Prabowo membuka ruang karier yang lebih luas bagi atlet-atlet berprestasi untuk dapat mengabdi di sektor pelayanan publik. Hal ini mencakup peluang untuk masuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau bergabung dengan TNI-Polri. Langkah ini diharapkan dapat menjamin masa depan para atlet setelah pensiun dari dunia olahraga.

Arahan ketiga adalah peninjauan ulang skema bonus bagi atlet yang berprestasi di ajang SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Menpora Erick Thohir menjelaskan bahwa besaran angka bonus tersebut masih akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan, mengingat hal tersebut berkaitan dengan anggaran negara.

Selain tiga arahan utama tersebut, Presiden Prabowo juga telah memutuskan untuk membuat payung hukum baru yang akan memfokuskan pembinaan pada 21 cabang olahraga (cabor) untuk menuju Olimpiade. Sementara itu, SEA Games dan Asian Games akan dijadikan sebagai sasaran antara dalam kerangka persiapan jangka panjang. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan efisiensi dan ketepatan sasaran dalam pengiriman atlet ke kompetisi internasional, sehingga tidak ada lagi pengiriman atlet yang "coba-coba".

Untuk memperkuat sistem pembinaan atlet, Presiden juga menginstruksikan pembangunan Pusat Olahraga Nasional. Pusat ini nantinya akan dilengkapi dengan akademi olahraga, fasilitas asrama, sarana latihan terpadu, dan dukungan layanan kesehatan terbaik. Fasilitas ini dirancang untuk memastikan para atlet muda, mulai dari usia 12 tahun, tetap mendapatkan pendidikan formal yang layak sambil menjalani pelatihan intensif. Dilaporkan bahwa lahan seluas 300 hektare telah disiapkan untuk pembangunan ini dan sedang dalam proses administrasi. Menpora Erick juga menambahkan bahwa pemerintah tengah menggodok dana pensiun bagi para atlet, sebuah program yang diharapkan dapat terealisasi dalam 1 hingga 2 tahun ke depan.