Bezzecchi Ungkap Beratnya MotoGP Australia Akibat Penalti Long Lap Ganda

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi menghadapi tantangan signifikan pada Grand Prix Australia di Phillip Island setelah dijatuhi penalti double long lap. Keputusan ini, yang diumumkan oleh FIM MotoGP Stewards, berasal dari insiden tabrakan dengan Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo pada lap pertama Grand Prix Indonesia dua pekan sebelumnya di Mandalika, sebuah kejadian yang mengakibatkan kedua pembalap tersingkir dan Marquez mengalami cedera bahu serius. Bezzecchi harus menjalani penalti tersebut pada balapan hari Minggu, yang diperkirakan akan membuatnya kehilangan sekitar enam hingga delapan detik waktu lintasan dan posisi di grid, sebuah kerugian besar di sirkuit dengan margin yang ketat.
Insiden di Mandalika, yang terjadi di Tikungan 7 atau 8 pada lap pembuka, disimpulkan oleh stewards sebagai tindakan "berkendara secara tidak bertanggung jawab" dan "menyebabkan bahaya" bagi pembalap lain oleh Bezzecchi. Ini adalah pelanggaran kedua Bezzecchi musim ini; sebelumnya ia menerima peringatan untuk insiden dengan Fabio Quartararo di Grand Prix Argentina. Rekam jejak ini menjadi faktor peningkat dalam penjatuhan sanksi double long lap, bukan hanya single long lap. Setelah insiden tersebut, Marquez didiagnosis mengalami fraktur dan kerusakan ligamen pada bahu kanannya, yang membutuhkan operasi dan membuatnya absen dari balapan Australia serta Malaysia. Bezzecchi sendiri juga mengalami nyeri punggung akibat kecelakaan tersebut dan mengakui menggunakan obat pereda nyeri saat balapan Sprint di Phillip Island.
Penalti long lap diperkenalkan pada musim 2019 sebagai metode standardisasi untuk memberikan sanksi atas pelanggaran minor selama balapan, seperti batas lintasan yang berulang atau start yang melompat. Race Director MotoGP Mike Webb menjelaskan bahwa sistem ini dirancang agar "sama untuk semua orang," di mana pembalap harus melewati jalur tambahan di luar tikungan yang lebih lambat, biasanya memakan waktu dua hingga empat detik. Namun, penalti double long lap secara inheren lebih memberatkan, hampir secara pasti menghilangkan peluang pembalap untuk finis podium atau bersaing memperebutkan kemenangan. Di Phillip Island, lokasi long lap berada di luar Tikungan 4.
Bezzecchi, meskipun memenangkan balapan Sprint di Phillip Island, menyatakan kekhawatirannya mengenai penalti double long lap untuk balapan Grand Prix hari Minggu. Ia mengakui, "Ini akan sulit, pasti, karena saya mencoba long lap berkali-kali akhir pekan ini," dan menambahkan bahwa jalur tersebut "terlihat mudah, tetapi tidak". Ia memperkirakan akan kehilangan setidaknya dua detik per kunjungan ke jalur penalti. Bezzecchi menerima dan menghormati keputusan stewards, menyatakan, "Mentalitas saya tidak berubah. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik". Ia juga menyampaikan penyesalannya atas insiden dengan Marquez, menjelaskan bahwa ia salah perhitungan saat pengereman dan tidak bermaksud menyebabkan tabrakan.
Kasus Bezzecchi menyoroti kompleksitas dan dampak dari sistem penalti MotoGP, terutama ketika insiden melibatkan pembalap papan atas dan konsekuensi fisik yang serius. Meskipun sistem long lap bertujuan untuk memberikan penalti yang konsisten dan adil, penerapan ganda karena pelanggaran berulang, seperti yang dialami Bezzecchi, secara drastis mengubah prospek balapan seorang pembalap. Hal ini juga menimbulkan diskusi berkelanjutan mengenai batas antara insiden balap yang tidak disengaja dan tindakan "berkendara tidak bertanggung jawab" yang memerlukan intervensi stewards, serta dampak kumulatif dari cedera dan penalti terhadap dinamika kejuaraan.