Ironi PSG: Kekalahan Ligue 1 Musim Ini Samai Rekor Saat Juara

Paris Saint-Germain (PSG) kembali menghadapi tantangan serius di Ligue 1 musim 2025-2026, setelah mencatatkan jumlah kekalahan yang sama dengan total kekalahan mereka sepanjang musim lalu saat menjuarai liga. Pada tanggal 29 November 2025, PSG menelan kekalahan kedua mereka di liga musim ini, takluk 0-1 di tangan AS Monaco dalam pertandingan tandang di Stade Louis II.
Kekalahan terbaru ini terjadi pada Matchday 14 Ligue 1, di mana gol tunggal Takumi Minamino pada menit ke-68 menjadi penentu bagi Monaco. Hasil ini membuat PSG kini memiliki dua kekalahan di kompetisi domestik, angka yang identik dengan jumlah kekalahan yang mereka alami sepanjang musim 2024-2025 yang berakhir dengan gelar juara liga ke-13 mereka.
Musim lalu, di bawah asuhan Luis Enrique, PSG menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan meraih gelar Ligue 1 setelah hanya mengalami dua kekalahan dari 34 pertandingan liga. Mereka mengakhiri musim dengan 84 poin, mencetak 92 gol, dan hanya kebobolan 35 gol, dengan selisih gol +57. Ousmane Dembélé menjadi pencetak gol terbanyak Ligue 1 untuk klub dengan 21 gol.
Saat ini, setelah 14 pertandingan di musim 2025-2026, PSG masih memimpin klasemen Ligue 1 dengan 30 poin, hasil dari sembilan kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Meskipun demikian, kekalahan kedua ini menunjukkan bahwa persaingan di papan atas semakin ketat, dengan Marseille membuntuti ketat di posisi kedua dengan 29 poin.
Pertandingan melawan Monaco menunjukkan beberapa momen krusial, termasuk penampilan Lee Kang-in yang sempat mengancam gawang lawan, serta keputusan Luis Enrique untuk melakukan pergantian pemain seperti memasukkan Ousmane Dembélé. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menghindari kekalahan di Principality.
Dengan jumlah kekalahan yang sudah mencapai angka musim lalu di pertengahan musim, sorotan akan semakin tajam terhadap konsistensi PSG. Klub ibu kota tersebut kini memiliki waktu satu minggu untuk mempersiapkan diri menghadapi Stade Rennais FC di Parc des Princes, di mana mereka akan berusaha untuk bangkit kembali. Musim ini membuktikan bahwa mempertahankan dominasi di Ligue 1 bukanlah tugas yang mudah, bahkan bagi tim sekuat Paris Saint-Germain.