Index Post Liga Italia Liga Inggris
Kembali

Sinergi KONI DKI-UNJ: Akselerasi Prestasi Atlet Ibu Kota

Admin 23 Dec 2025

Sinergi KONI DKI-UNJ: Akselerasi Prestasi Atlet Ibu Kota

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menandatangani nota kesepahaman (MoU) jangka panjang pada Selasa, 23 Desember 2025, di Lobi Rektorat Kampus A UNJ, dalam upaya memperkuat kolaborasi demi mendongkrak prestasi atlet Ibu Kota. Inisiatif ini menandai langkah strategis untuk mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan pembinaan olahraga prestasi di DKI Jakarta, yang bertujuan untuk meningkatkan kontribusi Jakarta pada kancah olahraga nasional dan internasional.

Kerja sama ini lahir dari pengakuan bahwa perguruan tinggi seperti UNJ memiliki peran krusial dalam mendukung kemajuan olahraga melalui riset, pemanfaatan fasilitas, dan kontribusi sumber daya manusia (SDM) yang terampil. Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid, yang juga seorang dosen di UNJ, mengapresiasi kolaborasi ini, menyoroti tren positif capaian olahraga Indonesia dan DKI Jakarta, termasuk peningkatan peringkat Indonesia di SEA Games 2025 dan konsistensi DKI Jakarta di posisi atas pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Kontribusi atlet DKI Jakarta terbukti signifikan, menyumbang 84 medali—termasuk 27 emas, 24 perak, dan 33 perunggu—dari total 333 medali yang diraih Indonesia di SEA Games 2025 Thailand, yang menempatkan Indonesia sebagai runner-up klasemen akhir. Sebanyak 205 atlet binaan KONI DKI Jakarta turut serta dalam SEA Games tersebut, menjadi tulang punggung prestasi di berbagai nomor.

Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., yang menjabat periode 2023-2027, menegaskan bahwa MoU ini memperkuat hubungan yang telah lama terjalin antara UNJ dan KONI DKI Jakarta. UNJ berkomitmen mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, di bidang olahraga. Perguruan tinggi ini akan menyediakan fasilitas olahraga di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNJ, serta dukungan SDM seperti pelatih, asisten pelatih, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) berbasis sport science untuk pengembangan atlet. Hidayat Humaid sebelumnya telah menekankan pentingnya sport science dan kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk dongkrak prestasi. UNJ juga telah ditunjuk sebagai Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) DKI Jakarta di bawah program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kemenpora sejak tahun 2022, menegaskan kesiapan kampus dalam menyediakan fasilitas dan pendidikan terstandar bagi atlet muda.

KONI DKI Jakarta, di bawah kepemimpinan Hidayat Humaid (periode 2022-2026), telah memprioritaskan pembinaan atlet dengan fokus pada data dan meritokrasi. Hidayat Humaid juga menyoroti tantangan keberlanjutan pembinaan atlet setelah lulus dari Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) dan masuk ke perguruan tinggi, di mana performa atlet seringkali mencapai puncaknya pada usia mahasiswa. Kolaborasi dengan UNJ diharapkan menjadi solusi untuk menjembatani kesenjangan ini, memastikan pembinaan yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Hal ini selaras dengan visi KONI DKI Jakarta untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi Jakarta sebagai salah satu lumbung atlet nasional serta mencapai target juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dan PON 2028. KONI DKI Jakarta menargetkan minimal 20 persen medali emas dari jumlah nomor pertandingan di PON XXI 2024 untuk menjadi juara umum.

Sebelumnya, KONI DKI Jakarta berhasil menjadi juara umum di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) dan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (POPPROV) DKI Jakarta 2025, yang diselenggarakan setelah sempat vakum sejak 2015. Acara yang diikuti oleh 1.504 atlet dari enam wilayah di DKI Jakarta tersebut menjadi ajang seleksi menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) pada November 2025. Keberhasilan ini semakin memperkuat urgensi kerja sama yang lebih sistematis antara KONI DKI dan lembaga pendidikan untuk mengoptimalkan potensi atlet. UNJ juga telah membuka jalur masuk perguruan tinggi bagi atlet berprestasi, serta menyediakan Labschool virtual untuk memastikan pendidikan atlet tidak terabaikan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi di tingkat regional dan nasional, tetapi juga di kancah internasional, sejalan dengan ambisi Jakarta untuk menjadi pusat prestasi olahraga dunia.