Timur Kapadze Hadirkan Klinik Sepak Bola Eksklusif di Jakarta

Timur Kapadze, mantan pelatih Uzbekistan yang sukses membawa timnya lolos ke Piala Dunia dan Olimpiade 2024, telah menggelar sebuah coaching clinic di Jakarta. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Mentari Intercultural School Jakarta (MISJ), dan dihadiri oleh para pelajar yang antusias untuk mendapatkan ilmu dari pelatih kelas dunia tersebut.
Dalam sesi pelatihan tersebut, Kapadze tidak hanya fokus pada aspek teknis permainan sepak bola, tetapi juga menekankan pentingnya mentalitas juara dan semangat sportivitas. Pelatih berusia 44 tahun yang lahir pada 5 September 1981 itu, secara khusus menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh pemain-pemain muda Indonesia. Ia menyatakan antusiasmenya melihat bibit-bibit pemain di Indonesia, dengan energi dan keinginan belajar yang sangat tinggi. Menurut Kapadze, pembinaan pemain usia dini adalah fokus penting baginya, dan ia terkesan dengan gairah besar yang ditunjukkan oleh talenta-talenta muda Tanah Air terhadap sepak bola.
Coaching clinic ini dapat terselenggara berkat inisiatif dari EGI Sport. Managing Director EGI Sport, Rulit Candra, mengungkapkan bahwa Kapadze sebetulnya sedang dalam agenda liburan ke Bali dan Lombok. Namun, EGI Sport mengambil inisiatif untuk mengajaknya singgah di Jakarta agar dapat berbagi ilmu dan inspirasi kepada para pesepak bola usia dini di Indonesia. Kehadiran Kapadze disambut antusiasme tinggi dari para pelajar, menciptakan suasana akrab antara Kapadze dan peserta. Banyak peserta yang menganggap kesempatan dilatih langsung oleh Kapadze sebagai pengalaman berharga yang tidak akan mereka lupakan, menjadi motivasi besar bagi calon-calon pesepak bola masa depan Indonesia.
Kunjungan Kapadze ke Indonesia sendiri telah menarik perhatian publik sepak bola nasional, terutama setelah ia menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Jumat, 21 November 2025, sehari sebelum coaching clinic. Kedatangannya juga sempat memicu rumor mengenai kemungkinan dirinya menjadi kandidat pelatih Tim Nasional Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kapadze sempat menyatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan apakah pemain berasal dari naturalisasi atau lokal, yang terpenting adalah kesiapan mereka untuk berjuang demi Indonesia. Coaching clinic ini menjadi salah satu agenda sepak bola Kapadze di tengah kunjungannya ke Jakarta.