PSSI dan Misteri Pengumuman Pelatih Baru Timnas Indonesia

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dipastikan akan segera mengumumkan John Herdman sebagai pelatih kepala baru Tim Nasional Indonesia, mengakhiri spekulasi berkepanjangan mengenai suksesor bagi kursi kepelatihan Garuda. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh mengonfirmasi bahwa Herdman, mantan pelatih tim nasional Kanada berpaspor Inggris, akan mengambil alih tim senior dan U-23 mulai Januari 2026. Pengumuman resmi dijadwalkan akan disampaikan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam waktu dekat, diperkirakan pada akhir Desember 2025 atau selambat-lambatnya awal Januari 2026, setelah finalisasi kontrak dirampungkan.
Keputusan menunjuk Herdman merupakan hasil kesepakatan kolektif Exco PSSI dalam rapat pada 18 Desember 2025. Langkah ini diambil PSSI menyusul berakhirnya masa jabatan pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert, yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi setelah timnas tidak lolos ke Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Shin Tae-yong juga telah "dipecat" pada Januari 2025 setelah evaluasi menyeluruh, meskipun kontraknya sempat diperpanjang hingga 2027 pada Juni 2024. PSSI menegaskan bahwa Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert "sudah menjadi bagian dari masa lalu" dan tidak ada niatan untuk menarik mereka kembali.
PSSI menetapkan target ambisius bagi Herdman, termasuk mencapai babak 8 besar Piala Asia 2027 dan lolos ke Piala Dunia 2030. Herdman dikabarkan akan dikontrak selama empat tahun, dari awal 2026 hingga 2030, dengan opsi perpanjangan dua tahun berdasarkan evaluasi performa pada Piala Asia 2027. Selain itu, ia juga akan memimpin skuad U-23 Indonesia untuk memastikan regenerasi pemain ke tim utama. Penunjukan ini menekankan komitmen PSSI terhadap stabilitas dan pengembangan jangka panjang, berbeda dengan pendekatan hasil instan di masa lalu.
Proses seleksi pelatih baru ini melibatkan wawancara yang dilakukan oleh Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers di Eropa pada awal Desember 2025, dengan Giovanni van Bronckhorst sebagai kandidat kuat lainnya. Anggota Exco PSSI Endri Erawan menyatakan bahwa federasi mencari pelatih yang kompeten, memiliki rekam jejak jelas, dan siap secara menyeluruh, serta bersedia menetap di Indonesia. Rekam jejak Herdman membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen, serta keberhasilan di timnas wanita Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade, menjadi pertimbangan utama PSSI.
Namun, beberapa pengamat menyampaikan pandangan kritis terhadap transisi kepelatihan ini. Pengamat sepak bola Toni Ho, misalnya, menyatakan skeptisisme terhadap kemampuan adaptasi Herdman di lingkungan sepak bola Indonesia yang berbeda dari pengalaman sebelumnya di CONCACAF. Ho juga mempertanyakan ironi PSSI yang menekankan pentingnya komitmen pelatih untuk tinggal di Indonesia, padahal Shin Tae-yong, yang telah menunjukkan dedikasi dan keterlibatan erat dengan sepak bola lokal, tidak dipertahankan. Meskipun demikian, PSSI bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu dengan memastikan dukungan penuh terhadap pelatih baru hingga kontraknya berakhir. Debut Herdman diperkirakan akan terjadi pada FIFA Series Maret 2026.