Terobosan Gregoria: Melaju ke Final Kumamoto Masters 2025!

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, sukses menembus babak final Kumamoto Masters 2025, menandai pencapaian penting dalam perjalanannya di turnamen BWF Super 500 ini. Gregoria akan menghadapi unggulan ketiga dari Thailand, Ratchanok Intanon, dalam pertandingan puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 16 November 2025.
Gregoria memastikan satu tempat di final setelah mengalahkan wakil Chinese Taipei, Chiu Pin-Chian, di babak semifinal pada Sabtu, 15 November 2025. Ia menang dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-14. Kemenangan ini membawa Gregoria ke final ketiga secara beruntun di Kumamoto Masters, sebuah pencapaian istimewa mengingat ia adalah juara edisi 2023 dan runner-up pada 2024.
Bagi pebulu tangkis yang akrab disapa Jorji ini, mencapai final Kumamoto Masters 2025 menjadi sangat berarti setelah melalui tahun yang penuh tantangan, termasuk masalah kesehatan seperti vertigo yang sempat membuatnya rehat dari beberapa turnamen.
Pertemuan di final melawan Ratchanok Intanon akan menjadi duel ke-13 bagi kedua pemain. Secara head-to-head, Intanon unggul 9-3, namun Gregoria memiliki catatan positif dengan memenangi tiga dari empat pertemuan terakhir mereka, termasuk di perempat final Kumamoto Masters tahun sebelumnya. Pertandingan final ini akan diselenggarakan di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Jepang.
Selain sektor tunggal putri, final Kumamoto Masters 2025 juga akan menyajikan pertarungan menarik di kategori lainnya. Di tunggal putra, akan terjadi "all-Japanese final" antara Kodai Naraoka dan Kenta Nishimoto. Sementara itu, di ganda putra, unggulan pertama Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan akan berhadapan dengan Hiroki Midorikawa/Kyohei Yamashita dari Jepang. Pasangan ganda putri Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, akan menantang unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Terakhir, di ganda campuran, unggulan pertama Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dari Thailand akan melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue dari Prancis. Total hadiah uang turnamen ini adalah USD 475.000, dengan juara tunggal berhak membawa pulang USD 37.525. Para penggemar bulutangkis di Indonesia dapat menyaksikan perjuangan Gregoria di babak final secara langsung melalui siaran TVRI.