Benzema Meredakan Sorotan Vinicius: Bukan Masalah Besar

Sorotan terhadap tingkah laku Vinicius Junior di lapangan kembali mencuat, terutama setelah insiden dirinya menunjukkan ekspresi kemarahan saat diganti dalam sebuah pertandingan El Clasico bulan Oktober silam. Winger Real Madrid tersebut tertangkap kamera mengomel, sempat berdebat dengan pelatih Xabi Alonso, dan langsung menuju ruang ganti setelah digantikan oleh Rodrygo. Perilaku ini menambah panjang daftar kontroversi yang melingkupi pemain asal Brasil itu, bahkan memunculkan spekulasi mengenai keretakan hubungan antara Vinicius Junior dengan Alonso.
Menanggapi situasi tersebut, mantan rekan setimnya di Real Madrid sekaligus peraih Ballon d'Or, Karim Benzema, memberikan pembelaan. Benzema, yang kini bermain untuk Al Ittihad, menilai bahwa reaksi Vinicius merupakan hal yang wajar bagi seorang pemain muda di bawah tekanan.
Dalam pernyataannya kepada AS, Benzema menjelaskan karakter Vinicius. "Dia anak yang sangat baik, dengan hati yang besar, yang ingin belajar. Dia fenomenal. Begitulah dia," ujar Benzema. "Orang-orang memberinya banyak tekanan, sangat banyak tekanan. Ada pemain yang tidak seharusnya diberi tekanan sebesar itu. Dia masih muda, tapi dia sudah memainkan banyak pertandingan untuk Real Madrid. Anda tidak bisa melupakan apa yang telah dia lakukan. Anda tidak bisa mengatakan dia bermain buruk sekarang. Itu tidak adil. Dia bermain sangat baik, tapi dia bisa melakukan lebih banyak. Itu hanya karakternya," tambah Benzema.
Benzema juga secara spesifik menyoroti insiden penggantian tersebut, menyatakan bahwa Vinicius memang marah ketika keluar dari lapangan dan itu merupakan reaksi yang normal. "Itu hanya sekadar karakter dia. Dia marah ketika keluar dari lapangan. Itu kan wajar. Baiklah, dia memang tidak seharusnya melakukannya. Orang-orang mesti tahu bahwa begitulah dia itu. Dia membuat isyarat-isyarat di dalam dan luar lapangan. Itu bukan apa-apa kok," lugas Benzema.
"Dia toh bermain bagus, dia merasa bisa melakukan banyak hal, lebih banyak menyentuh bola, dan mereka mengganti dia. Dia membuat isyarat-isyarat karena dia memang tidak ingin meninggalkan lapangan. Itu wajar. Itu bukan apa-apa," tegasnya.
Pembelaan Benzema ini datang setelah sebelumnya ia juga pernah terlibat insiden kontroversial dengan Vinicius pada tahun 2020, di mana Benzema tertangkap kamera menyuruh Ferland Mendy untuk tidak mengoper bola kepada Vinicius karena dianggap "bermain melawan kami" dalam laga Liga Champions melawan Borussia Monchengladbach. Namun, kedua pemain tersebut dilaporkan telah menyelesaikan masalah tersebut dan menjaga hubungan profesional yang baik.
Dukungan dari Benzema, yang pernah membentuk duet mematikan dengan Vinicius di lini serang Real Madrid, diharapkan dapat meringankan tekanan yang dihadapi Vinicius Junior. Benzema bahkan percaya bahwa Vinicius memiliki potensi untuk memenangkan Ballon d'Or suatu hari nanti, asalkan dia bisa lebih fokus pada permainannya dan mengabaikan gangguan lainnya.